SKK Migas Dorong Penggunaan Material Dalam Negeri

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 05 Dec 2017 11:45 WIB
skk migastingkat kandungan dalam negeri
SKK Migas Dorong Penggunaan Material Dalam Negeri
Ilustrasi SKK Migas. (FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan)

Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung penggunaan material baja, pipa, dan fasilitas fabrikasi dalam negeri pada kegiatan industri hulu migas.

Dukungan ini dipertegas dalam Workshop Supply dan Demand Penggunaan Material Baja, Pipa, dan Fasilitas Pabrikasi dalam Negeri untuk Kegiatan Pembangunan Kapal dan Konstruksi di Hulu Migas.

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, SKK Migas, Erwin Suryadi mengatakan workshop yang diselenggarakan The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dengan dukungan SKK Migas ini bertujuan mempertemukan sisi suplai yaitu produsen pipa dan baja pabrikan dalam negeri, dengan sisi demand yang terdiri atas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), perusahaan galangan kapal, pabrikator, Kontraktor Engineering Procurement and Construction (EPC), dan Kontraktor Front-End Engineering Design di kegiatan hulu migas.

"Harapannya dengan interaksi ini akan tercipta sinergi dan keterbukaan antar pelaku usaha," ujar Erwin dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 5 Desember 2017.

Dia menambahkan sinergi yang mengusung konsep aliansi strategis ini akan dituangkan lebih lanjut dalam bentuk Nota Kesepahaman antara SKK Migas dan IISIA.

Selain itu, workshop ini merupakan implementasi dari Pedoman Tata Kerja Nomor 007 Buku Kedua Revisi 04 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PTK 007 Revisi 04) yang diterbitkan oleh SKK Migas pertengahan tahun ini. Aturan ini mewajibkan KKKS dan subkontraktornya untuk menggunakan barang dan jasa dalam negeri.

Sementara itu, Ketua Cluster Flat Product IISIA Purwono Widodo yang juga sebagai Commercial Director PT Krakatau Steel Tbk, menyampaikan dukungan SKK Migas terhadap workshop ini.

"Workshop ini sangat penting bagi kami sebagai salah satu technical collaboration antarpelaku industri dalam rangka menyiapkan kemampuan dalam menghadapi proyek-proyek hulu migas ke depan agar penggunaan produk dalam negeri lebih optimal," kata Purwono.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA