Realisasi Investasi Sektor EBTKE Baru Rp6,18 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 04 Aug 2017 18:23 WIB
energi terbarukan
Realisasi Investasi Sektor EBTKE Baru Rp6,18 Triliun
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan jika realisasi investasi untuk sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) baru mencapai Rp6,18 triliun. Padahal untuk tahun ini invetasi di sektor EBTKE ditargetkan sebesar Rp19,52 triliun.

Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Agus Cahyono mengatakan, sampai dengan semester I-2017 pemerintah telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi sebesar 1.698,5 megawatt (mw). Pencapaian ini mendekati target tahun ini yang sebesar 1.858,5 mw.

"Ada tambahan kapasitas terpasang dari PLTP Ulubelu unit 4 sebesar 55 MW," kata dia di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 4 Agustus 2017.

Sementara itu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) pada semester 1/2017 adalah 12,45 MW dari target sebesar 124,28 MW. Untuk Pembangkit Listrik (PLT) Bioenergi realisasinya adalah 1.812,7 MW dari target 1.881 MW.

"Pembangkit listrik tenaga bioenergi ini sebagian besar merupakan PLT off-grid. Dan ada penandatanganan PPA juga sebesar 36,8 MW," jelas dia.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana menambahkan, rendahnya realisasi invetasi di sektor ini bukan disebabkan oleh Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun 2017  tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

"Kenapa PLTS capaiannya rendah. Ini klise. Permen 12 itu kan lahirnya tahun ini. Yang kita catat itu yang sudah beroperasi atau commercial operation date (COD). Yang dampak dari Permen 12 belum," lanjut dia.


(AHL)