Ribuan Kontraktor Freeport Indonesia Sudah di PHK

Annisa ayu artanti    •    Senin, 20 Mar 2017 15:48 WIB
freeport
Ribuan Kontraktor Freeport Indonesia Sudah di PHK
Ilustrasi tambang Freeport. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua, Bangun S Manurung mengatakan, pada 15 Maret 2017 sudah ada ribuan kontraktor PT Freeport Indonesia yang di PHK. Sementara untuk karyawan Indonesia yang bekerja di Freeport belum ada yang diberhentikan.


baca : Geolog Freeport Minta Sengketa Freeport Tak Dibawa ke Arbitrase

"Kalau yang PHK pegawai Freeport (nasional) itu belum ada. Tetapi yang dari perusahaan kontrak itu ada ribuan orang yang berhenti," kata Bangun dalam diskusi di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Berdasarkan data yang diterima Metrotvnews.com jumlah pekerja kontraktor yang sudah didemobilisasi per tanggal 15 Maret 2017 berjumlah 2.150 orang yang terdiri dari 74 tenaga kerja asing dan 2.075 tenaga kerja lokal. Dari angka tersebut yang sudah di-PHK sebanyak 2.066 orang, sebanyak 50 orang dirumahkan dan tetap digaji, dan  sebanyak 34 orang dipindah tugaskan.

Kemudian dari pihak PT Freeport Indonesia, sampai dengan tanggal 10 Maret 2017, jumlah tenaga kerja nasional yang dirumahkan sebanyak 262 orang. Sementara 29 tenaga kerja asing (TKA) telah diberhentikan. Meskipun demikian, kata Bangun sebagian kontraktor-kontraktor dan karyawan Freeport tersebut tetap diberikan gaji pokok.

"Jadi banyak yang dirumahkan. Tetapi mereka terima gaji," ucap dia.

Lebih lanjut, Bangun menuturkan, banyaknya karyawan dan kontraktor yang dirumahkan dan diberhentikan? menyebabkan timbulnya permasalahan sosial. Apalagi sebagian besar masyarakat sangat berfantung pada kegiatan tambang Freeport.

"Apalagi dengan ada ribuan kontrak pegawai kontrak yang diberhentikan, artinya secara ekonomi mereka tidak ada penghasilan dan mereka di Timika. Kalau tidak punya uang, bisa terjadi persoalan sosial," pungkas dia.





(SAW)