Empat Kontrak Blok Migas Diteken, Pemerintah Raup Rp209 Miliar

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 29 Nov 2018 20:56 WIB
migas
Empat Kontrak Blok Migas Diteken, Pemerintah Raup Rp209 Miliar
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Kontrak bagi hasil gross split terhadap empat wilayah kerja (WK) atau blok migas akhirnya ditandatangani. Penandatanganan dilakukan oleh para kontraktor yang akan mengelola blok tersebut ke depannya.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar serta Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto, di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat.

Kontrak yang ditandatangani terdiri dari tiga kontrak WK perpanjangan dan satu kontrak WK eksplorasi. Untuk kontrak WK perpanjangan dengan jangka waktu selama 20 tahun, sedangkan WK eksplorasi dengan jangka waktu selama 30 tahun.

Untuk blok perpanjangan di antaranya yakni Blok Tarakan dengan kontraktor PT Medco E&P Tarakan akan berlaku efektif pada 14 Januari 2022. Kemudian Blok Coastal Plains and Pekanbaru dengan Kontraktor PT Bumi Siak Pusako akan berlaku efektif pada 9 Agustus 2022.

Serta Blok Tungkal dengan Kontraktor Montd'or Oil Tungkal, Ltd. dan Fuel-X Tungkal Ltd, dimana Montd'or Oil Tungkal, Ltd. bertindak sebagai Operator. Kontrak ini akan berlaku efektif pada 26 Agustus 2022. Sementara untuk eksplorasi yakni Blok Banyumas dengan Kontraktor PT Minarak Banyumas Gas.

"Alhamdulillah kita tanda tangan tiga WK terminasi dan satu eksplorasi. Ini saya pikir jauh lebih cepat dari apa yang selama ini," kata Arcandra, Kamis, 29 November 2018.

Adapun dari kontrak tersebut pemerintah mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam bentuk bonus tanda tangan sebesar USD14,45 juta atau setara Rp209,5 miliar. Sementara komitmen kerja pasti (KKP) sebagai jaminan investasi para kontraktor lima tahun mendatang dengan total sebesar USD183,15 juta atau setara Rp2,65 triliun.

Bila dirinci Blok KKP dan bonus tanda tangan Blok Tarakan sebesar USD35,5 juta dan USD1,5 juta. Sementara untk Blok Coastal Plains and Pekanbaru sebesar USD130,415 juta dan USD10 juta.

Kemudian untuk Blok Tungkal sebesar USD13,237 juta dan USD2,45 juta. Serta Blok Banyumas sebesar USD4 juta dan USD500 ribu.

Partisipasi Interest yang dimiliki oleh para kontraktor tersebut termasuk Partisipasi Interest 10 persen yang akan ditawarkan kepada BUMD kecuali untuk WK Coastal Plains and Pekanbaru.


(AHL)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

34 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA