Holding Migas Terbentuk

PGN-Pertagas Mulai Integrasi Proyek

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 12 Apr 2018 09:37 WIB
perusahaan gas negara (pgn)pertagasholding migas
PGN-Pertagas Mulai Integrasi Proyek
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mulai melakukan integrasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) meski anak usaha PT Pertamina (Persero) itu belum resmi diakuisisi. Sejak lahirnya Holding BUMN Migas artinya PGN resmi menjadi anak usaha Pertamina dan secara tidak langsung harus mulai melakukan sinergi.

Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim mengatakan beberapa hal yang langsung dikoordinasikan adalah terkait penyaluran gas. Untuk infrastruktur lainnya yang tidak terjadi duplikasi atau tumpang tindih akan jalan seperti biasa.

"Yang tidak duplikasi jalan. Misalnya, Pertagas punya pipa Arun Belawan. Operasi seperti biasa. Hanya saja kami koordinasi dan kami nanti ada biro infrastruktur dan operasi akan memonitor penyaluran gasnya ke sana," kata Jobi, di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Begitu juga untuk optimalisasi FSRU Lampung dan pembangunan pipa Semarang-Gresik serta pipa Semarang-Cirebon. Jobi menuturkan ada beberapa infrastruktur Pertagas yang bisa saling mendukung. Untuk pipa Semarang-Cirebon, PGN berencana melakukan kerja sama dengan Rekayasa Industri.

"Bagaimana nanti pipa-pipa yang akan dibangun dari Semarang ke Gresik. Karena PGN punya pipa sampai ke Tuban. Bagaimana kita nanti saling mendukung. PGN butuh gas di Semarang dan infrastrukturnya sudah dibangun Pertagas. Harusnya dengan begitu Semarang jadi lebih cepat. Baru nanti kemungkinan dari Semarang ke Cirebon," jelas dia.

Selain itu, lanjut Jobi, kedepannya PGN dan Pertagas juga akan meminta kepada pemerintah supaya proyek-proyek pembangunan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga dijadikan satu di bawah PGN. Adapun sekarang ini PGN dan Pertagas memiliki jatah proyek jargas.

"Kalau ini jadi satu kan bisa langsung optimal," pungkas dia.

 


(ABD)