Idulfitri 2018

Beban Daya di Jawa Diprediksi Anjlok hingga 16.200 MW

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 06 Jun 2018 08:20 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrikMudik Lebaran 2018
Beban Daya di Jawa Diprediksi Anjlok hingga 16.200 MW
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) memprediksi beban daya di Pulau Jawa pada saat Lebaran atau Idulfitri 2018 akan turun hingga 16.200 MW. Biasanya beban puncak Pulau Jawa mencapai 25.800 MW, namun karena pemakaian listrik saat Lebaran berkurang maka menjadi 16.200 MW.

"Jadi kalau di Jawa beban puncak kita kan sudah pernah sampai 25.800. Nanti Lebaran (kita prediksi) tinggal 16.200 MW," ujar Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Roekman, di Komplek Parlementer Senayan, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Dengan penurunan konsumsi itu, lanjutnya, PLN akan mematikan sejumlah pembangkit listrik. Untuk Jawa, PLN akan mematikan sekitar 9.700 MW, Pulau Sumatera 900 MW, Pulau Kalimantan 100 MW, dan Pulau Sulawesi 100 MW.

"Kalau seperti di Sumatera juga turun tapi tidak sedrastis di Jawa. Sumatera mungkin hanya keluar 900 MW dan Jawa hampir 9.700 MW. Sedangkan Kalimantan dan Sulawesi masing-masing hanya 100 MW," sebut Syofvi.

Ia menjelaskan penurunan daya terbesar pada saat Lebaran terjadi untuk golongan pelanggan industri. Hal itu lantaran pada tahun ini berdasarkan keputusan pemerintah libur Lebaran dan cuti bersama memakan waktu yang sangat lama yakni sekitar dua minggu atau mulai 11 Juni hingga 20 Juni.

"Turun industri kan liburnya panjang," ungkap Syofvi seraya menambahkan bahwa untuk golongan rumah tangga tidak terlalu berubah signifikan.

 


(ABD)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

18 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA