PLTM Hadir di Warabia Sausapor Papua Barat

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 15 Feb 2018 08:14 WIB
pembangkit listrikkementerian esdm
PLTM Hadir di Warabia Sausapor Papua Barat
Menteri ESDM Ignasius Jonan (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta: Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Warabia Sausapor, Papua Barat, baru saja diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. PLTM Warabiai Sausapor diperkirakan dapat menerangi sekitar 2.500-3.000 rumah.

Adapun PLTM ini berlokasi di Desa Jokte Kecamatan Sausapor Kabupaten Tambrauw. Kapasitas PLTM tersebut mencapai 1,6 MW (2x800 kW), terhubung dengan jaringan PLN (On Grid) dan mensuplai listrik utama ke PLN.

Ignasius Jonan mengapresiasi Pemerintah Daerah Tambrauw yang telah menyiapkan peresmian ini. Jonan mengapresiasi pemerintah daerah yang dapat memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD, dan dana otonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

"Saya ditugaskan Bapak Presiden untuk meresmikan PLTM Warabiai dan Bandar Udara Werur di Tambrauw. Walaupun pembangunannya lama, saya sangat mengapresiasi bahwa APBD digunakan untuk hal sangat bermanfaat," ujar Jonan.

Bersamaan dengan itu, Jonan meresmikan Bandar Udara Werur dan melakukan kunjungan ke Pelabuhan Laut Sausapor untuk menyerahkan sebanyak 12 set Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) secara simbolis. Penyerahan tersebut diperuntukkan satu box untuk satu rumah dan dapat menghasilkan listrik empat lampu dengan daya 25 watts.

"Ini dibantu pemerintah melalui APBN kepada setiap rumah yang belum ada layanan kelistrikan," jelas Jonan.

Jonan berharap nantinya pemda dapat mengusulkan ke Kementerian ESDM dan PLN untuk dibangun pembangkit Off Grid. "Bisa untuk diusulkan dibangun PLTMH atau PLTS dan sebagainya untuk wilayah sekitar pembangkit. Karena jika menunggu saluran transmisi PLN masih lama karena memerlukan biaya yang besar," tuturnya.

Apabila di daerah yang sangat sulit, lanjut Jonan, sangat terpencil dan PLN belum ada program maka Jonan meminta gubernur dan bupati setempat bisa langsung memberikan usulan kepada Kementerian ESDM. "Kirim surat ke saya untuk ditambah LTSHE," pungkas Jonan.


(ABD)