Penerimaan Negara Sektor Minerba Capai 56 Persen

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 09 Aug 2017 22:49 WIB
minerba
Penerimaan Negara Sektor Minerba Capai 56 Persen
Kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Pertamina di Cilacap. FOTOMILILIEK DHARMAWAN.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat capaian penerimaan negara semester I-2017 sektor mineral dan batu bara sudah mencapai 56 persen dari target 2017.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan capaian penerimaan negara semester ini sebesar Rp18,27 triliun atau 56 persen dari target tahun 2017 sebesar Rp32,4 triliun. Penerimaan negara ini didukung oleh royalti batubara.

"Kalau sekarang 56 persen sebetulnya hari ini sudah sampai 60 persen. Di realisasi 2016 hanya Rp27 triliun," kata Bambang di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Bambang menyebutkan, produksi batubara pada semester I-2017 ini tercatat 139 juta ton atau 29 persen dari target produksi batubara sebesar 477 juta ton. Sementara, pemanfaatan batubara domestik sampai dengan semester I-2017 mencapai 29 persen atau 30,8 juta ton dari target tahun 2017 sebesar 108 juta ton.

"Pemanfaatan batubara domestik targetnya 108 juta ton, capaiannya 30,8 juta ton," ucap dia.

Di sisi lain, Bambang juga menambahkan, pemerintah kemungkinan akan sulit mengimplementasikan pembatasan produksi batu bara di posisi 400 juta ton sesuai RPJMN Bappenas mulai 2019 mendatang jika target PNBP terus dipatok naik.

Seperti pada tahun 2017 PNBP dipasang Rp32,48 triliun atau meningkat dibandingkan tahun 2016. Ditambah, sejauh ini batubara adalah tulang punggung PNBP dari sektor minerba.

"Selama ada target penerimaan negara dari sektor minerba maka ini akan menjadi beban produksi batubara," pungkas dia.


(SAW)