Bertandang ke Kantor Luhut, Ical Klaim Bahas Energi

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 12 Oct 2016 19:44 WIB
aburizal bakrie
Bertandang ke Kantor Luhut, Ical Klaim Bahas Energi
Aburizal Bakrie (tengah). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengusaha sekaligus politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie bertandang ke kantor Menko Kemaritiman pada Rabu 12 Oktober 2016. Kedatangannya memang tidak dijadwalkan dalam agenda Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan hari ini.

Usai bertemu dengan Luhut, pria yang kerap disapa Ical ini langsung diburu oleh pewarta. Mereka langsung menanyai terkait tujuan kedatangannya ke kantor tersebut. Pasalnya, Luhut saat ini membawahi sektor paling strategis yakni energi.

Ical pun menampik kedatangannya sore tadi untuk membicarakan ladang Gas Abadi, Blok Masela. Ia berkata dirinya tidak mempunyai dana untuk ikut berkecimpung menggarap blok yang berada di lepas pantai laut Arafura tersebut. Padahal sempat terucap dahulu ia ingin ikut dalam pipanisasi dari sumur ke hilir.

"(Masela) Ah tidak ada. Kegedean. Tidak punya duit," kata Ical di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Ical juga mengelak bahwa kedatangannya itu terkait soal Golkar. Ia justru mengatakan untuk membahas Indonesia di masa depan dari sisi energi. Menurutnya, Indonesia harus bisa memanfaatkan energi baru terbarukan seperti yang diterapkan negara-negara lain.

"Tadi bahas bagaimana Indonesia kedepan. Tentang bagaimana kalau energi musti pakai solar saja atau bisa pakai matahari, bisa pakai air, atau bisa pakai nuklir. Kedepan gimana Indonesia. Dunia kan sudah bergerak ke arah Surya. Kenapa Indonesia tidak. Jadi bukan politik," jelas Ical.

Senada dengan Ical, usai rapat Luhut mengatakan pertemuannya dengan Ical sebatas pertemuan sebagai teman.

 "Pak Ical datang sebagai teman. Itu kan teman baik saya," pungkas Luhut.


(SAW)