Menteri Rini Pastikan Divestasi Saham Freeport Selesai Maret 2019

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 11 Oct 2017 20:35 WIB
freeport
Menteri Rini Pastikan Divestasi Saham Freeport Selesai Maret 2019
Tambang Freeport di Papua. ANT/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan pembahasan divestasi saham PT Freeport Indonesia akan selesai pada Maret 2019. Apalagi pemerintah dengan Freeport telah menyepakati divestasi saham dari perusahaan tambang tersebut sebesar 51 persen.

Dirinya menyebutkan tidak ada kemunduran sebab target awal memang hingga akhir 2018. Menurut dia range waktu yang diberikan ada fleksibilitas karena khawatir ada ketidaksesuaian dengan jadwal (missed) dalam pembahasan proses divestasi tersebut.

"Kita memang masih bicara akhir Desember 2018 tapi kalau sampai missed-missed, kan tahu sendiri kayak dokumentasi kan selambat-lambatnya Maret 2019," ujar dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu 11 Oktober 2017.



Rini menegaskan jika hal tersebut bukan bentuk kemunduran dari apa yang sudah disusun pemerintah. Pemerintah tetap akan berusaha menepati timeline yang ada agar masalah divestasi saham Freeport dapat diselesaikan sebagaimana mestinya.

"Tapi targetnya masih 2018 Desember, tetapi kita kan memang menyelesaikan share holders agreement-nya dan macam-macam dan itu kalau kita sampai missed paling lambat Maret 2019," jelas dia.

Lebih lanjut, Rini menjelaskan jika negosiasi antara pemerintah denga Freeport terus berjalan. Apalagi banyak detail pembahasan yang harus disepakati oleh kedua pihak sebelum benar-benar direalisasikan.

"Tapi memang masih dalam pembicaraan terus terutama di dalam metode kalkulasi valuasinya terus jadwalnya tadi juga apakah langsung akhir 2018 apakah sudah sebagaian mula-mula langsung atau gimana itu yang masih difinalisasikan," pungkasnya.





(SAW)