Kilang Minyak Canggih akan Dibangun di Palu

Ilham wibowo    •    Rabu, 27 Sep 2017 18:05 WIB
kilang minyak
Kilang Minyak Canggih akan Dibangun di Palu
Direktur Manager Asia Pasifik Dassault Systèmes, Kasali Sox Konno (kiri) dan Direktur PGRC Mohammad Rusydi. Foto: MTVN/Ilham Wibowo.

Metrotvnews.com, Palu: Pemerintah akan membangun kilang pengolahan minyak canggih di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu, Sulawesi Tengah. Penerapan teknologi mutakhir itu diklaim yang  pertama dilakukan di dunia.
 
Kilang minyak yang dalam proyeksinya menghasilkan 300 ribu barel per hari itu dibangun oleh PT. Palembang GMA Refinery Consortium (PGRC). Perusahaan konsorsium internasional yang bergerak di bidang pembangunan dan pengelolaan kilangan minyak bumi terpadu.
 
"Kami sangat antusias untuk membuat sejarah dengan membuat kilang minyak yang canggih ini," kata Direktur PGRC Mohammad Rusydi saat ditemui usai menghadiri peresmian KEK Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu 27 September 2017.

Baca: Pertamina Disarankan Membangun Kilang Minyak Baru

Kilang minyak canggih ini telah menggandeng perusahaan asal Prancis Dassault Systèmes sebagai mitra teknologi. Menurut Rusydi, kilang minyak dengan total investasi senilai Rp151 Triliun tersebut telah memasuki tahap ground breaking.
 
"Kilang minyak Kota Palu ini akan melalui proses konstruksi yang sepenuhnya dikelola dengan platform tiga dimensi (3D) inovatif dari mitra kami Dassault Systèmes," ucapnya.
 
Direktur Manager Asia Pasifik Dassault Systèmes, Kasali Sox Konno, menjelaskan, platform 3D-experience akan diterapkan untuk mengelola proyek kilang minyak di Palu. Sistem virtual tersebut mampu memberikan informasi multidisiplin mengenai seluruh aset proyek secara real time.
 
"Kami senang ditunjuk sebagai mitra teknologi strategis dan bisa menyaksikan peluang serta potensi besar yang diberikan teknologi ini.Kami juga senang melihat  dampak positif terhadap orang-orang yang terlibat," kata Sox.
 
Sistem yang diterapkan di kilang minyak Palu itu, kata Sox, memungkinkan manager proyek membuat keputusan dengan lebih baik.  Sistem yang sering digunakan dalam rancang bangun pesawat terbang ini juga mampu menjangkau detail perencanaan proyek. Sehingga, bisa mempengaruhi biaya optimasi, keamanan, perawatan dan penjadwalan bangunan fisik.

Baca: Iran Minat Bangun 2 Kilang Minyak di Indonesia

"Ini pertama di Indonesia dan pertama di dunia. Kita bisa dengan mudah memonitor masalah fisik seluruh fasilitas kilang minyak dengan format digital. Kita pastikan rancang bangun virtual ini bisa 100 persen identik dengan apa yang akan di bangun," Sox memaparkan.
 
Setelah proses ground breaking, bangunan fisik proyek kilang minyak canggih Kota Palu ini akan dimulai pada akhir 2019. PGRC mentargetkan menjadi  penyedia solusi energi untuk Indonesia pada 2022.
 
Proyek yang telah mengantongi izin investasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan izin operasional kilang minyak dari Kementerian ESDM dinilai akan menciptakan potensi baru bagi bisnis hilir. Proyek ini diklaim mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Palu serta menciptakan 4 ribu lapangan kerja baru.




(FZN)