Listrik Dua Pulau Terluar di Ternate Menyala 24 Jam

   •    Rabu, 14 Jun 2017 11:57 WIB
pln
Listrik Dua Pulau Terluar di Ternate Menyala 24 Jam
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Ternate: PT PLN memastikan listrik di dua pulau terluar Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), menyala 24 jam sebagai salah satu wujud peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.

"PLN berhasil menjalankan pola operasi sistem kelistrikan 24 jam khususnya di pulau terluar Moti dan Hiri ditandai dengan peresmian Pola Operasi Sistem Kelistrikan 24 jam di Pulau Hiri dan Pulau Moti," kata Manajemen PT PLN Cabang Ternate, Indradi Setiawan di Ternate, seperti dikutip dari Antara, Rabu 14 Juni 2017.

Dirinya menyatakan, program listrik menyala di dua pulau terluar ini karena adanya dukungan Pemerintah Kota Ternate dan Kecamatan Pulau Hiri serta Moti atas dukungannya kepada perusahaan milik negara ini sehingga PLN dapat meresmikan pola operasi sistem kelistrikan 24 jam di kedua pulau ini.

"Besar harapan kami, beroperasinya sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti menjadi 24 jam ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Pulau Hiri dan Moti," ujar Indradi.

Sedangkan, untuk pasokan listrik di Pulau Hiri sendiri ditopang oleh PLTD Hiri yang mulai beroperasi di 2015 dengan daya mampu saat ini sebesar 160 kW dan beban puncak mencapai 85 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 75 kW dengan panjang jaringan 14,74 kms serta melistriki 453 pelanggan.

Selain itu, untuk pasokan listrik di Moti sendiri ditopang oleh PLTD Moti yang juga mulai beroperasi di 2015 dengan daya mampu saat ini sebesar 265 kW dan beban puncak mencapai 238 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 27 kW dengan panjang jaringan 14,7 kms dan PLTD Moti mampu memasok listrik untuk 1.009 pelanggan.

Oleh karena itu, warga di kedua pulau terluar di Kota Ternate ini menyambut bahagia atas upaya PT PLN atas beroperasinya listrik 24 jam di Pulau Moti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekkot Ternate Tauhid Soleman, General Manager PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara (PLN M2U) Indradi Setiawan serta Manajemen PLN Area Ternate.

Sekadar diketahui, sebelum beroperasi selama 24 jam, sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti sendiri beroperasi selama 12 jam dan PLN sendiri telah menambah masing-masing genset 100 kW guna menunjang kecukupan pasokan daya di Pulai Hiri dan Moti serta menambah pegawai untuk operator pembangkit dan jaringan.

Sementara itu, Sekkot Ternate, M Tauhid Soleman ketika dihubungi memberikan apresiasi kepada PLN, khususnya PLN Area Ternate atas pola operasi sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti yang bisa beroperasi selama 24 jam.

"Dengan beroperasinya listrik 24 jam di kedua kecamatan ini tentunya dapat menunjang aktivitas perekonomian warga," pungkasnya.


(AHL)