PLN Salurkan Listrik untuk MRT Jakarta 60 Juta VA

Husen Miftahudin    •    Jumat, 13 Jul 2018 23:05 WIB
mrtpln
PLN Salurkan Listrik untuk MRT Jakarta 60 Juta VA
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya Mohammad Ikhsan Asaad. (FOTO: dok PLN Disjaya)

Jakarta: PT PLN (Persero) secara resmi menyalurkan pasokan listrik untuk proyek transportasi MRT Jakarta. Pasokan listrik yang disalurkan PLN untuk menjamin kehandalan proyek MRT sebesar 60 juta volt ampere.

"PLN secara resmi menyambung listrik untuk MRT. Ini disalurkan pertama kali ke MRT," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosyidin di sela peresmian peyaluran listrik MRT, di gardu distribusi MRT Taman Sambas, Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018.

Menurut dia, penyaluran pertama ini akan digunakan untuk kegiatan konstruksi hingga pengoperasian MRT. Adapun listriknya dipasok dari gardu induk Pondok Indah dan CSW kemudian disalurkan ke gardu distribusi listrik (receiving substation/RSS) MRT Jakarta.

"MRT Jakarta menggunakan grade 150 kilovolt. Dari gardu distribusi MRT bawah tanah disalurkan ke gardu traksi di setiap stasiun untuk memenuhi operasional dan operasi kereta," kata dia.

Dia melanjutkan, pasokan listrik tahap pertama PLN untuk memenuhi 13 stasiun MRT. Pihaknya meyakini, pasokan listrik MRT akan mendongkrak konsumsi listrik PLN.

"Di Jawa saja, pertumbuhan konsumsinya mencapai 5,6 persen. Dari pengoperasian MRT pasti konsumsinya akan bertambah," terangnya.

Dia juga menjamin keandalan listrik di Jakarta. Pasalnya pasokan listrik Jakarta, dipasok dari empat sistem yaitu gardu induk Balaraja, gardu induk Bekasi, gardu induk Muara Karang dan Priok, dan gardu induk Gandul.

Pada kesempatan yang sama, General Manajer Distribusi Jakarta Muhamad Iksan Asaad menambahkan, pasokan listrik untuk MRT ini merupakan pelayanan premium sehingga dipastikan PLN menjamin kehandalan listriknya.

"Sehingga kami pasti meminimize risiko. Artinya PLN akan mengantisipasi sejauh mungkin adanya pemadaman listrik," ujar dia.

Dia menjelaskan, pasokan listrik MRT sebesar 60 juta VA akan digunakan operasional gerbong kereta hingga persinyalan. Di luar itu, PLN juga akan menambah pasokan untuk operasional 13 stasiun MRT.

"Itu nanti untuk kafe, kantin dan tempat-tempat makan dan transit of development di stasiun," kata dia.

Terkait harga listrik untuk MRT, imbuhnya, Rp1.020 per kWh. Adapun harga ini merupakan harga prioritas industri.

"Harga ini merupakan harga industri. Sesuai aturan pemerintah harga industri diberikan insentif," kata dia.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, MRT Jakarta menggunakan grade 150 kV. Dari Taman Sambas pasokan listrik didistribusikan ke gardu traksi. Perjanjian kerja sama ini telah disepakati antara PLN dengan MRT sejak Maret 2015 dengan penerimaan listrik tegangan tinggi dengan kategori 14 premium silver agar keandalan listriknya terjaga.

"Untuk pembangunan instalasi gardu induk telah dimulai sejak 2017 lalu hingga penyelesaian Juni 2018 lalu. Dengan pasokan ini rangkaian pengetesan kereta di jalur utama akan segera dilakukan," kata dia.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA