Produksi Migas Turun, Kepala SKK Kerap Diomeli Jonan

Desi Angriani    •    Rabu, 07 Nov 2018 15:59 WIB
skk migasproduksi minyak ignasius jonan
Produksi Migas Turun, Kepala SKK Kerap Diomeli Jonan
Illustrasi (AFP/PHOTO SCOTT HEPPELL).

Jakarta: Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mendadak mencurahkan isi hatinya dalam sebuah seminar dunia energi bertema The Spirit of Indonesia's Oil&Gas Producers. Ia mengaku kerap diomeli oleh bosnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Inasius Jonan.

Amien bilang Jonan marah lantaran 47 persen lapangan migas di Indonesia berumur 25 tahun. Hal itu membuat produksi minyak dalam negeri terus turun tetapi biaya produksi malah meningkat.

"Mature feed kita itu dibagian buntut aja, produksi turun, cost gak turun. Saya dimarah marahin terus deh sama bos saya (Jonan -red)," kata Amien di The Club Jakarta Theater, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Tak mau disalahkan, Amien membalas omelan tersebut dengan mengatakan bahwa Jonan semestinya ditunjuk di awal masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dengan begitu, Kementerian ESDM dapat mengatur strategi atau melakukan perencanaan yang lebih matang guna memaksimalkan produksi.

 "Bapak jadi menterinya pas di buntut, coba di depan," imbuh dia disambut tawa hadirin.

Menurutnya, optimalisasi lapangan migas tua membutuhkan biaya yang lebih tinggi karena harus memperbaiki fasilitas atau menggunakan teknologi baru. Jika tidak maka lapangan tersebut tidak dapat berproduksi maksimal.

"Coba analisisinya Banyu Urip produksi naik, cost truun. Kan enak kan, tapi coba pegang Banyu Urip kira-kira 20 tahun lagi, ya sengsara juga," ungkapnya.

Amien menambahkan kondisi tersebut membuat Indonesia agak berisiko. Di mana produksi minyak mengalami penurunan sedangkan konsumsi BBM harus dipenuhi. Karenanya, pemerintah terpaksa melakukan impor minyakd ari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Produksinya enggak jalan, impor jalan terus, konsumsi tetap. Jadi ya impor aja terus. Tantangan kita produksi naik, discovery besar. Jadi paling enggak, coba lapangan eksisting diutik utik," pungkasnya.


(SAW)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

9 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA