Revisi UU Migas dan Minerba Kunci Tuntaskan Masalah Energi

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 20 Apr 2017 12:48 WIB
migasminerba
Revisi UU Migas dan Minerba Kunci Tuntaskan Masalah Energi
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut revisi Undang-Undang (UU) Minyak dan Gas Bumi dan UU Mineral dan Batu Bara adalah solusi dari permasalahan energi yang ada selama ini. Hal itu dianggap penting dan nantinya diharapkan bisa mewujudkan tercapainya ketahanan energi.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menjelaskan, selama ini terdapat empat poin yang terus dibiarkan dan menjauhkan bangsa Indonesia dari maksud dan cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945. Untuk itu, perlu ada upaya agar hal itu bisa terselesaikan dengan tuntas.

Empat poin tersebut adalah ketidakmampuan putra-putri bangsa mengelola energi yang ada, ketidakmampuan negara menyiapkan dana untuk pengelolaan energi di Indonesia, belum adanya teknologi canggih, dan ketidakmampuan negara memanfaatkan sebesar-besarnya energi tersebut.

"Jujur bahwa apa yang terjadi saat ini terjadi gap yang sangat lebar. Kenyataanya kita punya gap yang sangat lebar dari segi SDM. Dari segi teknologi saya pikir tidak jauh beda, dari segi pendanaan apa lagi. Yang terakhir dari segi pemanfaatannya," kata Arcandra, dalam diskusi ketahanan energi di Graha Bimasena, Jalan Dharmawangsa, Jakarta, Kamis 20 April 2017.



Dia mengatakan keempat poin masalah tersebut dapat tertutup dan terselesaikan jika revisi UU Migas dan UU Minerba terselesaikan. "Ini tugas kita. Ini Pekerjaan Rumah (PR) kita besar ke depan. Kalau ingin membuat UU atau merevisi UU Migas atau Minerba, misalnya. Koridornya bagaimana caranya empat gap tadi kita tutup," ungkap dia.

Saat ini, katanya, kedua revisi UU tersebut masih menunggu inisiatif dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah sebagai eksekutif terus mendorong untuk mempercepatnya dengan beberapa menyelesaikan beberapa kajian pemahaman mendasar revisi UU tersebut.

"Empat tantangan itu harus bisa dijawab dalam revisi UU Migas. Nah, kan kita menunggu inisiatifnya dari DPR. Dari kita juga melakukan kajian," pungkas dia.

 


(ABD)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA