Belum Mulai Konstruksi, Pembangunan Smelter Freeport Tetap Jalan

Annisa ayu artanti    •    Senin, 09 Oct 2017 20:52 WIB
freeport
Belum Mulai Konstruksi, Pembangunan <i>Smelter</i> Freeport Tetap Jalan
Freeport Indonesia. MI/ROMMY PUJIANTO.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan kemajuan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) PT Freeport Indonesia di Gresik tetap berjalan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot. Ia mengatakan meskipun belum masuk tahap konstruksi pembangunan smelter tetap berjalan.

"Jadi konstruksi belum ada, tapi wilayah yang direklamasi sudah ada," kata Bambang di Komplek Parlementer Senayan, Jakarta, Senin 9 Oktober 2017.

Bambang melanjutkan, pembangunan smelter terlihat dari besarnya pengeluaran yang dilakukan oleh Freeport Indonesia. Dari total komitmen pembangunan smelter USD1,3 miliar Freeport telah mengeluarkan USD233 juta. 

Dengan kemajuan ini, menurutnya Freeport sudah menjalankan komitmennya untuk membangun. Pemerintah menargetkan smelter dapat dibangun sebelum 2022.

"Pengeluaran USD233 juta. Komitmen biaya USD1,3 miliar. Komitmen sih saya kira selesai pas dengan negoisasi. Itu satu paket negoisasi perpanjangan," ungkap dia.

Selain itu, Freeport juga tengah melakukan perpanjangan kerja sama dengan Petrokimia Gresik dan juga sedang memperbaiki amdal.

"Mereka sekarang sedang perpanjang kerjasama dengan petrokimia gresik. Mereka lagi memperbaiki amdal," pungkas dia.

 


(SAW)