Nasionalisme Xi Jinping Memengaruhi Kebijakan Ekonomi Tiongkok

Angga Bratadharma    •    Rabu, 07 Mar 2018 13:04 WIB
ekonomi chinationgkok
Nasionalisme Xi Jinping Memengaruhi Kebijakan Ekonomi Tiongkok
Presiden Tiongkok Xi Jinping (FOTO: AFP)

Beijing: Pemerintah Tiongkok menyebut akan secara signifikan memperluas akses pasar untuk investor asing di sepanjang tahun ini seiring dengan permintaan investor asing bisa leluasa menanamkan investasinya. Namun, bisa saja pernyataan itu hanya pada tahapan pembicaraan.

"Pada tahap ini, orang Tiongkok setidaknya secara retoris mencoba untuk menenangkan orang-orang Amerika," kata seorang pengamat yang juga Profesor Chinese University of Hong Kong's Center of Chinese Studies Willy Lam, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu, 7 Maret 2018.

Menurutnya entah mereka akan membuka pasar terutama untuk layanan keuangan dan sektor utama lainnya adalah masalah lain. Langkah tersebut sepertinya merupakan langkah yang sangat kecil dilakukan, yang berupaya menenangkan Amerika Serikat (AS) karena ada pernyatan positif.

"Terdengar positif dalam beberapa hal dan untuk menenangkan AS. Jadi mereka mungkin tidak membuat AS semakin mendorong pembatasan perdagangan," kata Pendiri Amplifying Global FX Capital Greg Gibbs.

Lebih lanjut, Lam mengatakan, Presiden Tiongkok Xi Jinping adalah pemimpin super nasionalis dan itu diterjemahkan ke dalam kebijakan ekonomi dan keuangan. Jadi masih harus dilihat apakah dia akan membuka ekonomi terbesar kedua di dunia kepada para investor asing atau tidak.

 


(ABD)