Raja Kritis, Pasar Saham Thailand Anjlok

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 13 Oct 2016 16:00 WIB
politik thailand
Raja Kritis, Pasar Saham Thailand Anjlok
Sekitar 300 orang berkumpul di sebuah rumah sakit di Bangkok mendoakan kesehatan Raja. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Bangkok: Pasar saham Thailand jeblok seiring dengan berita kritisnya kesehatan Raja Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej.

Baca: Dikabarkan Meninggal, Kerajaan Thailand: Raja Masih Kritis

Investor di Bursa Efek Thailand telah menjual saham mereka sejak pernyataan kesehatan raja keluar dari Biro Rumah Tangga Kerajaan pada hari Minggu, 9 Oktober.

Reuters melansir, Kamis, 13 Oktober, indeks utama sempat turun sebanyak 6,9 persen pada perdagangan Rabu dan menuju ke level terendah sejak 1 Maret. Namun demikian berangsur pulih kendati tetap melemah 2,5 persen, terendah sejak akhir Mei.

Hingga berita ini diturunkan, pada perdagangan hari ini indeks utama melemah 46,31 poin atau setara 3,29 persen ke posisi 1.359. Bila dilihat secara bulanan, indeks telah jatuh mencapai 6,01 persen.


Sumber: Bloomberg

Wakil Perdana Menteri Thailand Somkid Jatusripitak mengatakan dia telah meminta Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) untuk menyelidiki rumor yang telah mempengaruhi pasar.

"Aku akan memberitahu SEC untuk menyelidiki siapa yang menyebarkan berita itu dan yang menyebabkan saham jatuh. Asing sedang menunggu untuk mengambil saham dan Thailand menjualnya lagi," kata Somkid kepada wartawan.




Seperti diketahui, sekitar 300 orang berkumpul di sebuah rumah sakit di Bangkok pada Kamis ini, di mana Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dalam kondisi tidak stabil. Pemerintah pun mendesak investor pasar saham yang gelisah untuk mengabaikan rumor ini.

Pihak Istana mengatakan dalam sebuah pernyataannya yang dikeluarkan Rabu, bahwa kesehatan raja berusia 88 tahun itu secara keseluruhan belum stabil serta bergantung pada ventilator dan memerangi infeksi baru.

Simpatisan raja pun berkumpul di luar Rumah Sakit Siriraj, dekat sungai Chao Phraya di Bangkok. Beberapa dari mereka mengenakan baju berwarna kuning, warna raja, dan lain-lainnya mengenakan pink, warna yang mereka percayai akan membawa peningkatan kesehatan raja.


(AHL)