Lima Tahun Mendatang

Brexit, Inggris Berpeluang Kehilangan 8% Pertumbuhan PDB

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 01 Dec 2018 15:01 WIB
brexitekonomi inggris
Brexit, Inggris Berpeluang Kehilangan 8% Pertumbuhan PDB
Ilustrasi (FOTO: AFP)

London: Bank of England (BoE) menyebutkan keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa atau Brexit dapat merugikan ekonomi Inggris. Bahkan, Inggris bisa kehilangan delapan persen potensi pertumbuhan dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB) selama lima tahun ke depan.

BoE mengatakan kehilangan delapan persen dalam potensi pertumbuhan PDB antara November tahun ini dan akhir 2023 dapat terjadi dalam apa yang dianggap sebagai skenario terburuk untuk Brexit, ketika proses keluar secara resmi berakhir tetapi tanpa kesepakatan perdagangan di antara kedua belah pihak.

Dalam skenario terburuk ini, dijuluki Disorderly Brexit oleh BoE dalam Laporan Penarikan Uni Eropa, tidak akan ada kesepakatan antara Inggris dan 27 negara yang tersisa di blok Uni Eropa. Baik Uni Eropa dan Inggris akan mengenakan tarif atas barang dan jasa. Hal ini tentu bisa memberikan tekanan terhadap perekonomian.

"Pengurangan keterbukaan akan berpotensi mengurangi kapasitas produktif ekonomi Inggris dan dalam kebanyakan skenario laju pertumbuhannya dalam jangka pendek. Meninggalkan Uni Eropa tiba-tiba, tanpa perjanjian penarikan dan periode implementasi akan memperkuat efek ini," kata laporan BoE, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 1 Desember 2018.

Disorderly Brexit juga berarti sektor keuangan Inggris yang memiliki skala bisnis besar akan berdagang dengan Uni Eropa di bawah peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang artinya meningkatkan hambatan dan biaya. Bukan tidak mungkin kondisi itu membuat institusi keuangan di Inggris memindahkan operasional bisnisnya.

Selain itu, perdagangan Inggris di bawah Disorderly Brexit ini akan mengalami pukulan serius di luar Uni Eropa dengan Inggris kehilangan salah satu manfaat perjanjian perdagangan yang dinegosiasikan sampai sekarang oleh Uni Eropa, yang saat ini dinikmati.

"Brexit itu unik. Guncangan penawaran negatif yang besar relatif jarang, dan tidak ada preseden penarikan ekonomi maju dari perjanjian perdagangan yang mendalam dan kompleks seperti Uni Eropa," kata laporan bank sentral Inggris itu.


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA