USD Bergerak Bervariasi di Tengah Aksi Ambil Untung

   •    Rabu, 19 Oct 2016 07:40 WIB
dolar as
USD Bergerak Bervariasi di Tengah Aksi Ambil Untung
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), di tengah aksi ambil untung dan kenaikan angka inflasi Amerika Serikat.

Baca: Dolar AS Tenggelamkan Harga Minyak

Mengutip Antara, Rabu 19 Oktober, greenback telah menguat hampir tiga persen sejak akhir September, didorong harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada akhir tahun. Para investor mengambil keuntungan dari kenaikan dolar AS baru-baru ini.

Di sisi ekonomi AS, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,3 persen pada September, disesuaikan secara musiman, setara dengan konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Selasa.

Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item naik 1,5 persen sebelum penyesuaian secara musiman. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,01 persen menjadi 97,881 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke USD1,0982 dari USD1,0996, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2295 dari USD1,2196. Dolar Australia naik menjadi USD0,7667 dari USD0,7623.

Baca: Dolar Terpuruk Jelang Debat Calon Presiden AS

USD dibeli 103,87 yen Jepang, lebih tinggi dari 103,83 yen di sesi sebelumnya. USD naik tipis menjadi 0,9901 franc Swiss dari 0,9888 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3119 dolar Kanada dari 1,3137 dolar Kanada.

 


(ABD)