Gerak Wall Street Tergelincir

Angga Bratadharma    •    Selasa, 09 Jan 2018 07:00 WIB
wall street
Gerak Wall Street Tergelincir
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)

New York: Bursa Wall Street tergelincir dan diperdagangkan dalam kisaran yang sempit pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi lantaran investor mengambil jeda dari reli rekor yang dimulai pada tahun ini.

Mengutip Xinhua, Selasa, 9 Januari 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 25,25 poin atau 0,10 persen menjadi 25.270,62. Sedangkan S&P 500 beringsut naik 0,15 poin atau 0,01 persen menjadi 2.743,30. Indeks Nasdaq Composite naik 13,78 poin atau 0,19 persen menjadi 7.150,34.

Ekuitas AS melonjak selama sepekan terakhir, dengan ketiga indeks utama tersebut menyegarkan catatan penutupan beberapa kali, karena sentimen investor didukung oleh prospek paket pemotongan pajak perusahaan AS dan umumnya karena data ekonomi optimis.

Ketiga indeks utama tersebut memecahkan tonggak utama dalam minggu perdagangan pertama di 2018, karena indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq masing-masing ditutup di atas 25.000, 2.700 dan 7.000, untuk pertama kalinya.

"Pasar ekuitas AS telah meningkat karena payrolls AS dan data manufaktur yang positif selain manfaat dari reformasi pajak perusahaan dan perorangan," kata Kepala Staf investasi Penasihat Dana Korser AS Brendan Ahern.

Presiden AS Donald Trump menandatangani sebuah undang-undang pemotongan pajak USD1,5 triliun menjadi undang-undang di akhir bulan lalu, yang mulai berlaku mulai di Januari 2018. Tagihan pajak, sebuah penulisan ulang undang-undang perpajakan AS sejak 1986, memotong tingkat pajak penghasilan badan menjadi 21 persen dari 35 persen.

Pedagang akan fokus pada musim pendapatan kuartal keempat, yang akan dimulai minggu ini. JP Morgan Chase, BlackRock, dan Wells Fargo termasuk di antara perusahaan yang dijadwalkan untuk merilis hasil keuangan.

 


(ABD)