Dolar AS Tertekan Kemajuan Reformasi Pajak

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 18 Nov 2017 10:24 WIB
dolar as
Dolar AS Tertekan Kemajuan Reformasi Pajak
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

New York: Dolar Amerika Serikat (AS) turun lebih rendah terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Jumat, karena investor masih melihat kemajuan reformasi pajak Pemerintah AS.

DPR AS pada Kamis menyetujui versi rencana pemotongan pajaknya dalam pemungutan suara sepanjang partai dan menyampaikan sebuah prestasi legislatif yang besar.

Fokus sekarang beralih ke Senat. Senat sedang mendiskusikan versi rencana pemotongan pajaknya sendiri dan tidak jelas apakah Partai Republik di Senat dapat memperoleh cukup suara untuk menyampaikannya.

Xinhua melansir, Sabtu 18 November 2017, Senat Republik memilih rencana pajak mereka selama seminggu setelah liburan Thanksgiving. Dolar tertekan karena investor masih khawatir rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai pada akhir tahun.

Adapun indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,28 persen menjadi 93,671 pada akhir perdagangan.

Sementara di akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1796 dolar dari 1,1764 dolar pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,3210 dolar dari 1,3182 dolar A.S. pada sesi sebelumnya.

Selain itu, dolar Australia turun ke 0,7566 dolar dari 0,7589 dolar. Dolar membeli 112,12 yen Jepang, lebih rendah dari 113,03 yen pada sesi sebelumnya. Dolar A.S. turun menjadi 0,9887 franc Swiss dari 0,9942 franc Swiss, dan mencapai 1.2767 dolar Kanada dari 1.2747 dolar Kanada.


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA