USD Tergelincir Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Melemah

Angga Bratadharma    •    Rabu, 03 Jan 2018 07:30 WIB
dolar as
USD Tergelincir Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Melemah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

New York: Gerak dolar Amerika Serikat (USD) tergelincir terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), hari perdagangan pertama di 2018 di tengah ekspektasi pasar untuk laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat oleh Federal Reserve.

Mengutip Xinhua, Rabu, 3 Januari 2018, kinerja lemahnya greenback pada Selasa adalah kelanjutan dari 2017, yang merupakan tahun terburuk dalam mata uang sejak 2003. Analis mengatakan investor skeptis tentang prospek the Fed terhadap tiga kenaikan suku bunga tambahan di 2018, terutama mengingat inflasi yang sangat buruk di negara ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,38 persen pada 91,893 pada akhir perdagangan, tingkat terendah dalam tiga bulan. Indeks telah turun di atas sembilan persen pada 2017. Ada harapan penguatan USD ke depan tidak memberikan efek negatif terhadap perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi sebesar USD1,2045 dari USD1,2010, dan poundsterling Inggris naik ke USD1.3594 dari USD1.3519. Sedangkan dolar Australia meningkat menjadi USD0,7829 dari USD0,7813.

Sementara itu, USD membeli 112,34 yen Jepang, lebih rendah dari 112,62 yen pada sesi sebelumnya. USD turun menjadi 0,9724 franc Swiss dari 0,9744 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2508 dolar Kanada dari 1.2539 dolar Kanada.

 


(ABD)