Tiongkok Sebut Tidak Kurangi Kepemilikan Utang AS

   •    Sabtu, 07 Apr 2018 18:08 WIB
ekonomi amerikaekonomi chinationgkokas-tiongkok
Tiongkok Sebut Tidak Kurangi Kepemilikan Utang AS
Ilustrasi (Mark Ralston/AFP)

Beijing: Konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia meningkat di mana Tiongkok serta Amerika Serikat saling berhadapan satu sama lain dengan ancaman menerapkan tarif impor yang tajam. Bahkan, ada kekhawatiran Tiongkok bisa membalas dengan cara lain melalui mengurangi kepemilikian surat utang Amerika.

"Namun Pemerintah Tiongkok tidak mempertimbangkan mengurangi kepemilikan obligasi treasury AS dalam waktu dekat," kata Wakil Menteri Keuangan Zhu Guangyao, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 7 April 2018.

Zhu Guangyao menambahkan Tiongkok adalah investor internasional yang bertanggung jawab. Pernyataan Zhu Guangyao mengacu pada Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang yang mengatakan dalam pertemuan Komite Kebijakan Moneter terakhir negara itu yang mengurangi kepemilikan treasury AS tidak ada di meja.

"Apa yang dikatakan Perdana Menteri Tiongkok adalah kebijakan kami," kata Zhu Guangyao.

Tiongkok adalah pemegang asing terbesar utang AS, yang meningkat pesat di tengah program stimulus pemerintah besar-besaran. Beijing memegang USD1,17 triliun dalam obligasi treasury, menurut statistik resmi, membantu membiayai defisit anggaran yang terus meningkat.

Jika ingin menghentikan pembelian obligasinya, suku bunga pemerintah berpotensi meroket, serta memaksa perubahan suku bunga pinjaman untuk konsumen dan perusahaan. Spekulasi atas utang yang dimiliki Tiongkok telah berlimpah berkat beberapa pesan campuran.

Pada Selasa malam, Duta Besar Tiongkok untuk AS Cui Tiankai menanggapi sebuah pertanyaan tentang pembelian obligasi Departemen Keuangan AS hanya dengan mengatakan jika pihak lain membuat pilihan yang salah, Tiongkok tidak memiliki alternatif selain membalas.

"Baik dalam hukum domestik dan internasional, Tiongkok adalah investor yang bertanggung jawab. Jadi itu yang dikatakan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang, kebijakan nyata pemerintah terhadap investasi US treasury," pungkasnya.


(ABD)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA