Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Melemah 0,19%

   •    Selasa, 02 Oct 2018 11:01 WIB
bursa sahambrexitekonomi inggris
Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Melemah 0,19%
Ilustrasi (AFP PHOTO/Tolga AKMEN)

London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah sebanyak 0,19 persen atau 14,53 poin, menjadi 7.495,67 poin.

Mengutip Antara, Selasa, 2 Oktober 2018, Halma, sebuah kelompok perusahaan teknologi, melonjak 4,08 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Rentokil Initial dan DCC, yang masing-masing meningkat 3,55 persen dan 2,87 persen.

Sementara itu, Royal Mail, perusahaan jasa-jasa pos dan kurir, menderita kerugian terbesar di antara saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 17,96 persen. Disusul oleh saham Easyjet, maskapai penerbangan berbiaya rendah, yang jatuh 7,7 persen, serta Berkeley Group Holdings, pengembang properti Inggris, turun 3,37 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 192,90 poin atau 0,73 persen menjadi berakhir di 26.651,21 poin. Indeks S&P 500 meningkat 10,61 poin atau 0,36 persen menjadi ditutup di 2.924,59 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 9,05 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 8.037,30 poin.

Saham Ford dan General Motors keduanya melonjak lebih dari satu persen menyusul berita kesepakatan perdagangan trilateral. Saham-saham sensitif perdagangan seperti Boeing juga ditutup 2,79 persen lebih tinggi.

Kanada dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, bersama Meksiko untuk perjanjian perdagangan bebas baru, yang disebut Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), menurut pernyataan bersama dari AS dan Kanada. USMCA akan menggantikan NAFTA yang berusia 24 tahun.


(ABD)