Rilis Data AS Tekan Harga Emas Dunia

Angga Bratadharma    •    Senin, 07 Aug 2017 11:28 WIB
harga emasekonomi amerika
Rilis Data AS Tekan Harga Emas Dunia
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Rilis data NFP Amerika Serikat (AS) yang berada di atas estimasi menekan harga emas untuk berakhir di level USD1.258.75 (-0,78 persen) pada Jumat. Namun, penguatan dolar Amerika Serikat (USD) berpotensi berlanjut hingga ke sesi Asia hari ini dan menekan harga emas menuju support USD1.252. Range berkisar antara USD1.252-USD1.263.

Mengutip Monex Asian Market Brief milik Monex Investindo Futures, Senin 7 Agustus 2017, terungkap bahwa cerahnya outlook permintaan membantu harga minyak pulih, sebelum ditutup di level USD49,52 (+1,21 persen) pada Jumat. Harga saat penulisan yakni USD49,50

Di sesi Asia, harga minyak berpotensi menguji resisten di posisi USD50 per barel, terutama setelah rilis data baker hughes menunjukkan penurunan jumlah rig. Range berkisar antar USD49,20-USD50,00

EURUSD anjlok tajam, ditutup melemah 0,081 persen di level 1.1773 pada Jumat, menyusul penguatan USD usai data NFP dan isu terkait rencana pajak AS. Harga saat penulisan yaitu 1.1781 EURUSD berpotensi menguji support 1.1720 pada sesi Asia, terutama jika USD melanjutkan penguatannya. Range berkisar antara 1.1720-1.1790.

GBPUSD ditutup turun 0,75 persen dilevel 1.3041 pada Jumat. Data tenaga kerja AS yang positif menekan GBPUSD turun menuju level 1.30. Harga saat penulisan: 1.3044. Sentimen penguatan USD usai komentar dari Gary Cohn berpotensi menekan GBPUSD ke level support 1.3000 pada sesi Asia. Range berkisar antara 1.3000-1.3100.

USDJPY naik ke level 111.00 sebelum ditutup di 110.69 (+0,57 persen) Jumat, terdorong naik oleh penguatan USD serta data upah Jepang yang buruk. Harga saat penulisan: 110.78 Penguatan USD serta bursa saham Jepang berpotensi mendorong naik pasangan USDJPY ke level resisten 111.35 pada sesi Asia. Range berkisar antara 110.60-111.35

Meski ditopang oleh data ritel Australia yang positif, AUDUSD berakhir melemah di level 0,7928 (-0,26 persen) pada Jumat, menyusul penguatan USD. Harga saat penulisan: 0,7931 AUDUSD berpotensi bergerak sideways dalam range antara 0,7910-0,7990 pada sesi Asia, seiring investor menantikan respon Korea Utara terkait sanksi PBB.

Kombinasi dari penguatan USD hingga melebarnya defisit perdagangan Kanada membuat USDCAD ditutup naik 0,52 persen di level 1.2653 pada Jumat. Harga saat penulisan: 1.2639. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan turun pasangan USDCAD ke level support 1.2610 pada sesi Asia. Range berkisar antara 1.2610-1.2675.


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA