Tiongkok Dorong Kualitas Kebijakan tentang Strategi Investasi

Angga Bratadharma    •    Selasa, 29 Nov 2016 08:11 WIB
ekonomi chinationgkok
Tiongkok Dorong Kualitas Kebijakan tentang Strategi Investasi
Bendera Tiongkok (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Metrotvnews.com, New York: Tiongkok pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) akan mendorong kualitas kebijakan mengenai strategi investasi meski gerak mata uang yuan bergerak di level yang rendah. Hal itu lantaran ada kemunculan atas kekhawatiran tentang modal melarikan diri ke luar negeri.

Para pejabat dari Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional, Kementerian Perdagangan, Rakyat Bank of China, dan Administrasi Negara Valuta Asing menegaskan bahwa Tiongkok akan terus mendorong perkembangan laju investasi yang sehat agar bisa kembali menguat.

Lonjakan investasi ke luar negeri mempertinggi risiko valuta asing dan juga menimbulkan potensi ancaman terhadap sistem keuangan di Tiongkok jika penawaran tersebut mulai pergi atau memburuk, analis di China International Capital Corporation (CICC) mengatakan dalam sebuah catatan.

Baca: Tiongkok Siap Perketat Pengawasan Investasi Asing

"Pengalaman emerging market yang berulang kali menunjukkan arah uang baik apresiasi maupun depresiasi cenderung akan diikuti oleh kerugian yang cukup besar untuk lembaga keuangan lokal. Dengan kata lain, investasi luar negeri yang semborono bisa mengancam stablitas sistem keuangan," tulis analis CICC, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (29/11/2016).

The Wall Street Journal melaporkan Tiongkok berencana untuk memperketat pengawasan di perusahaan yang ingin berinvestasi di luar negeri dalam upaya untuk memperlambat arus keluar. Langkah itu dilakukan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dan badan perencanaan ekonomi akan memberlakukan 'kontrol ketat' atas setiap akuisisi asing senilai USD10 miliar, atau lebih. Kondisi itu juga akan mencakup perusahaan milik negara yang berminat unntuk membangun atau berinvestasi di sektor properti di luar nengeri dalam kesepakatan senilai USD1 miliar atau lebih.

Baca: Tiongkok Terus Upayakan Gerak Yuan Menguat

Mereka juga akan memberlakukan kontrol ketat pada perusahaan Tiongkok yang ingin berinvestasi sebesar USD1 miliar atau lebih dalam entitas di luar negeri yang tidak terkait dengan bisnis inti mereka. Sikap ini untuk menjaga momentum pertumbuhan dan menekan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

 


(ABD)

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

1 day Ago

Suara sumbang kemenangan Donald Trump dalam Pilpes AS kembali terjadi. Ratusan warga kulit hita…

BERITA LAINNYA