Dolar AS Keok di Tengah Data Ekonomi Positif

   •    Selasa, 14 Mar 2017 08:50 WIB
dolar as
Dolar AS Keok di Tengah Data Ekonomi Positif
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (AS) berakhir lebih rendah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), meski data ekonomi AS positif.

Xinhua melansir, total penggajian pekerjaan nonpertanian AS naik 235.000 pada Februari, jauh di atas konsensus pasar 188.000, lapor Departemen Tenaga Kerja pada Jumat 10 Maret. Sementara itu, tingkat pengangguran sedikit berubah di 4,7 persen pada Februari.

Para analis mengatakan meski data pekerjaan mendukung spekulasi pasar untuk Federal Reserve menaikkan suku bunga pada bulan ini, namun gagal mendukung greenback, karena kenaikan suku bunga Maret sudah diperhitungkan ke dalam dolar pada level saat ini.

Mengutip Antara, Selasa 14 Maret 2017, pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,0658 dolar AS dari 1,0686 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2235 dolar AS dari 1,2171 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Selain itu, dolar Australia naik menjadi 0,7578 dolar AS dari 0,7541 dolar AS. Dolar AS dibeli 114,80 yen Jepang, lebih rendah dari 114,83 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS jatuh ke 1,0074 franc Swiss dari 1,0097 franc Swiss, dan turun tipis ke 1,3449 dolar Kanada dari 1,3462 dolar Kanada.

 


(AHL)