Tiongkok Pacu Konsesi Dagang dengan AS

   •    Kamis, 06 Dec 2018 10:35 WIB
as-tiongkokPerang dagang
Tiongkok Pacu Konsesi Dagang dengan AS
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Beijing: Tiongkok bertekad mempercepat konsensus perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) meski 'Negeri Paman Sam' itu melemparkan sinyal yang sulit ditebak dalam proses peredaman konflik dagang yang mengkhawatirkan pasar global.

Presiden AS Donald Trump ditengarai menebar lebih banyak ambiguitas saat pihaknya membuka pintu negosiasi yang lebih panjang dengan Tiongkok. Hal itu menggambarkan gencatan senjata di antara kedua negara bisa saja melampaui tenggat.

Seperti diketahui, AS dan Tiongkok sepakat melakukan negosiasi selama 90 hari untuk mencapai kesepakatan dan menghindari pemberlakuan tarif yang lebih besar. Untuk mempercepat negosiasi, Kementerian Perdagangan Tiongkok mengungkapkan tim negosiator akan bergerak aktif menjalankan negosiasi selama 90 hari, yakni sesuai jadwal dan pemetaan yang jelas.

Pernyataan itu sekaligus menjadi pengakuan pertama dari publik terhadap Beijing terkait dengan batas waktu gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan AS. Selain itu, kementerian tersebut juga mengapresiasi pertemuan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Trump di sela KTT G-20 yang berakhir kondusif.

Menurut pemerintah Tiongkok, mereka optimistis kesepakatan itu dapat dilaksanakan. Kementerian Perdagangan Tiongkok pun berjanji untuk mengusung hal-hal spesifik yang disepakati dengan poin penegasan lebih cepat lebih baik.

Namun, mereka tidak ingin memaparkan perincian lebih lanjut. Pemerintah Tiongkok hanya meng-ungkapkan komitmen mereka untuk mengimpor lebih banyak produk dari AS guna mempersempit kesenjangan neraca perdagangan bilateral.

Di sisi lain, Gedung Putih mengonfirmasi Tiongkok akan membeli produk dari sektor pertanian, energi, dan industri.

Baik Tiongkok maupun AS diketahui akan merundingkan perubahan struktural mengenai perlindung-an kekayaan intelektual, transfer teknologi, intrusi siber, layanan jasa, dan pertanian. Namun, hingga kini, belum jelas perincian yang disepakati serta target besaran nilainya.

Seakan menambah kebingungan publik, Trump sempat memberikan sinyal bahwa negosiasi kedua pihak dapat melampaui batas waktu 90 hari, yakni pada 1 Maret 2019. "Proses negosiasi dengan Tiongkok sudah dimulai," demikian kicauan Trump dalam akun Twitter-nya. (Media Indonesia)

 


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA