Emas Dunia Naik Tipis di Tengah Kekhawatiran Geopolitik

Angga Bratadharma    •    Kamis, 07 Dec 2017 07:31 WIB
harga emas
Emas Dunia Naik Tipis di Tengah Kekhawatiran Geopolitik
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik tipis pada level terendah empat bulan pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah kekhawatiran geopolitik mengenai Timur Tengah. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD1,20 atau 0,09 persen, ditutup pada USD1.266,10 per ounce.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengumumkan keputusannya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel yang menentang oposisi kuat dari dunia Muslim. Banyak analis percaya bahwa langkah kontroversial ini akan menjadi bumerang, menimbulkan ketegangan di Timur Tengah.

Mengutip Xinhua, Kamis, 7 Desember 2017, kekhawatiran geopolitik menyebabkan sentimen safe haven dan mendorong emas berjangka, yang mengalami penurunan tajam selama sesi yang berharga. Namun, ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga acuan di bulan ini terus mendukung indeks USD sehingga menahan kenaikan emas.

Indeks ukuran USD terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,30 persen menjadi 93,60 pada 1819 GMT. Tidak ditampik, sejumlah persoalan biasanya memberikan pengaruh tersendiri terhadap pergerakan harga komoditas dunia.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 11,3 sen atau 0,09 persen, ditutup pada USD15,955 per ounce. Platinum untuk Januari turun USD14,70 atau 1,60 persen, untuk menetap di USD902,80 per ounce.


(ABD)