Senator Kritik Upaya Penyelesaian Skandal Wells Fargo

Angga Bratadharma    •    Rabu, 30 Nov 2016 08:36 WIB
perbankan
Senator Kritik Upaya Penyelesaian Skandal Wells Fargo
Senator Elizabeth Warren (REUTERS/Gary Cameron)

Metrotvnews.com, New York: Senator Demokrat Massachusetts Elizabeth Warren mengkritik Wells Fargo & Co yang meminta para nasabah atas skandal rekening tidak sah melalui mekanisme arbitrase daripada membiarkan mereka menuntut melalui pengadilan di Amerika Serikat (AS).
 
Bank yang berbasis di San Francisco ini pada pekan lalu meminta kepada pengadilan AS untuk memberikan arahan kepada para nasabah yang menuntut untuk menggunakan mekanisme arbitrase terkait skandal pembukaan rekening tanpa izin nasabah. Adapun skandal ini sangat disayangkan dan diharapkan tidak kembali terjadi.

Dalam sebuah postingan di sosial media, Warren, seorang kritikus di industri perbankan, menegaskan bahwa kata-kata janji dari Wells Fargo mengenai penyelesaian masalah secepatnya dan tuntas memiliki tujuan untuk menyelesaikan masalah dengan para nasabah melalui mekanisme arbitrase, bukan melalui pengadilan.

Baca: Wells Fargo Tunggu Langkah Pemegang Saham Selesaikan Masalah

"Setelah puluhan nasabah Wells Fargo menggugat bank untuk memulihkan biaya mereka yang dikenakan dari akun palsu tersebut, Wells Fargo mencoba menutup masalah dari pengadilan dan masuk ke proses arbitrase," kata Warren, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/11/2016).



Logo Wells Fargo di Chicago, Amerika Serikat (REUTERS/Jim Muda)

Sebelumnya, Wells Fargo telah meminta kepada pengadilan AS agar menyampaikan pesan kepada para nasabah yang menggugat Wells Fargo atas pembukaan rekening yang tidak sah untuk menyelesaikan perselisihan mereka dalam arbitrase pribadi bukan melalui pengadilan.

Baca: Aktivitas Bisnis Wells Fargo Mulai Diawasi Ketat

Ajuan itu diserahkan ke Pengadilan Distrik AS di Utah untuk menanggapi gugatan pertama terhadap Wells Fargo terkait pembukaan rekening sebanyak dua juta tanpa mendapatkan izin dan sepengetahuan dari para nasabah. Tentu hal itu memberikan kerugian tersendiri dari para nasabah.

Baca: Wells Fargo Siap Selesaikan Masalah Skandal Bisnis

Skandal tersebut telah mengguncang bisnis Wells Fargo, yang merupakan bank terbesar ketiga AS dari segi aset. Bahkan, Chief Executive Officer Wells Fargo John Stumpf mengundurkan diri di tengah kehebohan skandal itu, dan telah membuat Wells Fargo harus diawasi secara ketat serta reputasinya rusak.

 


(ABD)