Harga Emas Dunia Rebound Akibat Reformasi Pajak Ditunda

Angga Bratadharma    •    Kamis, 09 Nov 2017 07:30 WIB
harga emas
Harga Emas Dunia <i>Rebound</i> Akibat Reformasi Pajak Ditunda
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Metrotvnews.com, Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) kehilangan beberapa momentum mengenai kemungkinan penundaan dalam reformasi pajak.

Mengutip Xinhua, Kamis 9 November 2017, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember mengalami kenaikan sebanyak USD7,90 atau 0,62 persen menjadi ditutup pada posisi sebesar USD1.283,70 per ounce.

Senator Republik terkemuka prihatin bahwa kerugian pemilu terakhir mereka di Virginia dan New Jersey dapat mempersulit reformasi perpajakan. Mereka mempertimbangkan penundaan satu tahun dalam menerapkan pemotongan pajak, menurut sebuah laporan Washington Post.

Hal ini membuat indeks dolar AA beristirahat dari level tertinggi multi bulan pada Rabu. Indeks tersebut, sebuah indikator dari greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, baru berhasil naik 0,02 persen menjadi 94,87 pada 1820 GMT.

Indeks dolar AS dan emas biasanya bergerak terbalik. Melemahnya dolar akan membuat emas lebih menarik bagi investor asing dengan menggunakan mata uang lainnya. Namun, kenaikan suku bunga AS yang menjulang di Desember membatasi keuntungan emas berjangka.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 19,8 sen atau 1,17 persen, menjadi ditutup pada USD17,138 per ounce. Platinum untuk Januari berikutnya naik USD12,6 atau 1,36 persen, untuk menetap di USD937,90 per ounce.

 


(ABD)