Di Tengah Perang Dagang, Bank Kanada Pertahankan Suku Bunga

   •    Kamis, 06 Sep 2018 15:14 WIB
Di Tengah Perang Dagang, Bank Kanada Pertahankan Suku Bunga
Bank Kanada. Dok AFP.

Ottawa: Bank Kanada mengumumkan suku bunganya akan tetap berada di 1,5 persen. Kebijakan itu diambil setelah Bank Kanada sudah memperhitungkan dampak dari perdagangan negara itu dengan Amerika Serikat (AS).

Bank Kanada memantau dengan seksama jalannya negosiasi Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dan perkembangan kebijakan perdagangan lainnya, serta dampaknya terhadap prospek inflasi. Bank Kanada mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ketegangan perdagangan global tetap menjadi risiko utama bagi ekonomi global yang sudah menekan harga beberapa komoditas.

Negosiator Kanada dan AS melanjutkan pembicaraan di Washington yang bertujuan untuk menegosiasikan NAFTA. Kedua belah pihak menemui jalan buntu pada isu-isu utama, termasuk permintaan AS untuk membuka pasar susu Kanada serta desakan Kanada untuk mempertahankan sistem penyelesaian sengketa secara independen.

Bank Kanada mengakui bahwa kondisi ekonomi sudah semakin siap untuk kenaikan suku bunga. Terlepas dari ketidakpastian perdagangan Bank Kanada telah menaikkan suku bunganya empat kali sejak pertengahan 2017. 

"Data ekonomi baru-baru ini memperkuat pandangannya bahwa tingkat yang lebih tinggi akan diperlukan untuk menjaga inflasi dekat target bank sentral dua persen," kata pejabat Bank Kanada sebagaimana dikutip dari Xinhua, Kamis, 6 September 2018. 

Bank Kanada menunjukkan bahwa baik inflasi dan pertumbuhan akan sedikit melambat dalam beberapa bulan ke depan terlepas dari lonjakan harga di Juli, ukuran inti inflasi tetap mendekati dua persen dan pertumbuhan upah berjalan moderat. Bank Kanada menambahkan bahwa mereka mengharapkan pertumbuhan ekonomi melambat sementara pada kuartal ketiga karena fluktuasi dalam produksi energi dan ekspor.


(SAW)