Jokowi Pamer Aktivitas Kaum Muda Indonesia di Forum WEF

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 12 Sep 2018 17:03 WIB
forum ekonomi duniaworld economic forum
Jokowi Pamer Aktivitas Kaum Muda Indonesia di Forum WEF
Presiden Joko Widodo saat membacakan pidato di World Economic Forum, di Hanoi, Vietnam. (FOTO: AFP)

Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kaum muda di Indonesia saat ini sedang menggerakkan transformasi e-commerce dan ekonomi digital.

"Saat ini, Indonesia telah memiliki empat Unicorn atau perusahaan start-up dengan nilai miliaran dolar, sama dengan jumlah Unicorn di gabungan 28 negara di Uni Eropa," tutur Presiden saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN, di National Convention Center, Hanoi, Vietnam, seperti dikutip dari laman Setkab, Rabu, 12 September 2018.

Jokowi mengatakan sumber daya manusia juga turut mendorong revolusi industri keempat atau Revolusi Industri 4.0. Presiden mengatakan bahwa pada 4 April lalu ia telah meluncurkan program pemerintah Revolusi Industri 4.0 yang diberi nama "Making Indonesia 4.0".

"Saya percaya bahwa Revolusi Industri 4.0 akan menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesetaraan, karena salah satu aspek penting dari Industri 4.0 adalah penurunan biaya produk dan jasa sehingga menyebabkan produk tersebut lebih murah dan mudah dijangkau bagi kalangan berpendapatan rendah," jelas Presiden.




Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meyakini, ASEAN, termasuk Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam Revolusi Industri 4.0. Presiden kembali mencontohkan dalam Asian Games misalnya, Indonesia telah mempertunjukkan uji coba mobil otonom (tanpa pengemudi) yang beroperasi di jaringan 5G.

Namun, Presiden kembali menegaskan untuk menuju ke arah sana, harus mencegah terlebih dahulu perang dagang untuk menjadi 'perang yang tak terbatas'. Sebelumnya Jokowi mengatakan bahwa kondisi ekonomi dunia saat ini menuju 'perang yang tak terbatas' atau infinity war.

Jokowi menjelaskan kondisi tersebut dengan mengambil cerita film Avengers: Infinity War, di mana sosok bernama 'Thanos' mengancam memusnahkan setengah populasi bumi. Namun Presiden menegaskan dirinya dan sesama rekan 'Avengers' lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.

"Thanos ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," kata Jokowi.

Sosok Thanos menurut Presiden, bukanlah seorang individu, namun sebuah kepercayaan yang salah bahwa untuk mencapai keberhasilan bagi kita, yang lain harus mengalah.

"'Perang yang tak terbatas' bukan hanya tentang perang dagang, namun tentang kita semua agar kembali belajar pada sejarah, bahwa dengan kreativitas, energi, kolaborasi dan kemitraan, kita sebagai manusia dapat menikmati 'kelimpahan', dan kita bisa menghasilkan bukan 'perang yang tak terbatas' melainkan 'sumber yang tak terbatas'," kata Presiden mengakhiri sambutannya.

 


(AHL)