Trump Mempertimbangkan Kembali Masuk ke TPP

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 13 Apr 2018 15:33 WIB
tpp
Trump Mempertimbangkan Kembali Masuk ke TPP
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)

Washington: Gedung Putih sedang mempertimbangkan kembali untuk bisa bergabunga dengan Trans-Pacific Partnership (TPP), pakta perdagangan yang telah ditarik oleh Presiden Donald Trump tahun lalu.

"Ini adalah kabar baik bahwa hari ini Presiden diarahkan Larry Kudlow dan Duta Besar Lighthizer untuk bernegosiasi AS masuk ke TPP," kata Senator Republik Ben Sasse dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan dengan Trump, seperti dilansir dari Xinhua, Jumat, 13 April 2018.

Namun demikian Gedung Putih belum memiliki pengumuman resmi tentang masalah ini. Menurut laporan media lokal, Trump pada Kamis waktu setempat mengatakan sekelompok anggota parlemen -pada pertemuan yang juga dihadiri Sasse- telah mengarahkan perwakilan perdagangan AS Robert Lighthizer dan Dewan Ekonomi Nasional sutradara Larry Kudlow untuk mempelajari kemungkinan kembali masuk ke TPP.

Selama kampanye presiden 2016, Trump menyebut TPP sebagai "bencana". Dia menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan perdagangan Pasifik pada Januari 2017, salah satu langkah pertamanya sebagai presiden.

Pada awal tahun ini, 11 negara anggota TPP lainnya, termasuk Jepang dan Kanada, mengumumkan bahwa mereka mencapai kesepakatan alternatif tanpa AS.

Tetapi AS telah menarik diri dari TPP, Trump telah mengisyaratkan minatnya untuk mempertimbangkan kembali kesepakatan perdagangan.

Pada Januari 2018 di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Trump mengatakan kepada CNBC selama wawancara bahwa "Saya akan melakukan TPP jika kami dapat membuat kesepakatan yang jauh lebih baik."

Trump pada Februari juga menyarankan dia terbuka untuk perjanjian perdagangan dengan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA