Ekonomi AS dalam Pusaran Ketidakpastian

Arif Wicaksono    •    Kamis, 20 Apr 2017 20:26 WIB
amerika serikat
Ekonomi AS dalam Pusaran Ketidakpastian
CEO BlackRock Inc Laurence D. Fink. Dok: Reuters.

Metrotvnews.com, Washington: CEO BlackRock Inc Laurence D. Fink mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi AS yang tidak bergairah dan ketidakpastian seputar kemampuan administrasi Trump untuk melakukan reformasi akan menimbulkan risiko terhadap pasar.

"Ada beberapa tanda peringatan yang semakin gelap," kata Fink, dalam sebuah wawancara Rabu di Bloomberg Television, Kamis 20 April 2017. 

Fink, yang mengelola manajer investasi terbesar di dunia, menyebutkan penurunan penjualan mobil, perlambatan aktivitas merger dan akuisisi sebagai indikasi bahwa ketidakpastian di AS semakin meningkat. 

"Ekonomi paling lambat di antara negara-negara G-7 adalah AS," katanya.

Dia mengatakan, pasar saham membutuhkan validasi bahwa pendapatan perusahaan A.S. akan tetap kuat dan bahwa kebijakan Presiden Donald Trump mengenai pajak, peraturan dan infrastruktur akan mencapai kemajuan di tingkat kongres. 

"Jika administrasi berhasil pada beberapa item ini maka pasar akan kembali semakin tinggi," jelas dia. 

Fink menambahkan bahwa dia menggunakan pendekatan wait and see terhadap Brexit karena tidak jelas apa artinya perubahan tersebut bagi Inggris. Dia juga mengatakan bahwa harga pasar dalam hasil yang lebih sentris dalam pemilihan Prancis yang akan dimulai nanti. Sementara Fink melihat masih ada sentimen bullish bagi investor di pasar. 

"Ada gejolak tapi bisa diatasi," jelas dia. 


(SAW)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA