USD Jatuh Setelah Menguat Tajam

   •    Selasa, 29 Nov 2016 08:38 WIB
dolar as
USD Jatuh Setelah Menguat Tajam
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), setelah menguat tajam pasca kemenangan Donald Trumps dalam pemilihan presiden negara tersebut.

Mengutip Antara, Selasa 29 November, indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, telah menguat lebih dari empat persen sejak Trump terpilih awal bulan ini, karena investor berharap pemerintahan Trump akan menerapkan kebijakan stimulus ekonomi yang meningkatkan inflasi dan kenaikan suku bunga.

Indeks tergelincir pada Jumat setelah mencapai tingkat tertinggi dalam 14 tahun di 102,05 pada Kamis. Lebih lanjut mundur menjadi 101,320 pada akhir perdagangan Senin.

Baca: Aksi Ambil Untung Tekan Dolar AS

Para analis mengatakan bahwa penurunan dolar adalah sederhada hanya karena aksi ambil untung investors dari kenaikan baru-baru ini, dan bahwa greenback masih di jalur untuk kenaikan ke posisi terkuatnya dalam dua bulan sejak awal 2015.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke sebesar USD1,0598 dari sebelumnya sebesar USD1,0599, dan pound Inggris merosot menjadi sebesar USD1,2421 dari USD1,2456. Dolar Australia naik menjadi USD0,7479 dari USD0,7434.

Baca: USD Menguat ke Tingkat Tertinggi

Dolar AS dibeli 112,22 yen Jepang, lebih rendah dari 112,92 yen di sesi sebelumnya. Dolar AS turun tipis menjadi 1,0139 franc Swiss dari 1,0141 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,3420 dolar Kanada dari 1,3526 dolar Kanada.

 


(ABD)