Dolar AS Kembali Kehilangan Tenaga

   •    Sabtu, 02 Feb 2019 09:38 WIB
dolar as
Dolar AS Kembali Kehilangan Tenaga
Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah laporan penggajian (payrolls) nonpertanian AS untuk Januari menunjukkan inflasi upah sangat rendah, menegaskan sikap sabar bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) pada kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Mengutip Antara, Sabtu 2 Februari 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen menjadi 95,5705 pada pukul 03.00 (20.00 GMT). Greenback memang melesat lebih tinggi setelah rilis kenaikan lapangan kerja yang kua.

Akan tetapi dengan cepat kembali ke levelnya dengan para analis mengutip angka pendapatan rata-rata per jam, yang naik hanya 0,1 persen, dibandingkan dengan ekspektasi di angka 0,3 persen. Di luar berita utama kenaikan lapangan pekerjaan, USD menjadi lebih sensitif terhadap inflasi upah selama setahun terakhir.

Laporan tersebut menunjukkan ekonomi AS menciptakan 304 ribu pekerjaan baru, tertinggi dalam 11 bulan, melampaui perkiraan 165 ribu pekerjaan. Namun demikian, tingkat pengangguran naik ke tertinggi tujuh bulan sebesar 4,0 persen.

"Kami mengalami kenaikan tajam dalam dolar AS berdasarkan kenaikan kuat dalam daftar gaji serta laporan keseluruhan yang solid. Tetapi kehilangan upah mungkin memperkuat pendekatan sabar oleh Fed dan itu telah menahan dolar," kata Ahli Strategi FX Credit Agricole Eric Viloria.

Kontrak-kontrak yang terkait dengan kebijakan suku bunga Fed telah mengacu pada setiap peluang kenaikan suku bunga 2019, setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kasus penaikan suku bunga telah melemah, dan memperkirakan sekitar satu dari tiga peluang penurunan suku bunga pada akhir tahun.

Tetapi setelah data pekerjaan, pedagang mengurangi spekulasi penurunan suku bunga, meskipun mereka terus bertaruh terhadap kenaikan suku bunga. Sedangkan euro naik 0,2 persen menjadi USD1,1471, sementara dolar AS naik 0,2 persen terhadap yen menjadi 109,02 yen.


(ABD)