Wall Street Turun Tipis Usai Data Inflasi Sesuai Perkiraan

   •    Rabu, 14 Mar 2018 07:04 WIB
wall street
Wall Street Turun Tipis Usai Data Inflasi Sesuai Perkiraan
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)

New York: Saham-saham di Wall Street membalikkan kenaikan awal menjadi berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu karena para investor mempertimbangkan data harga konsumenyang baru dirilis.
    
Mengutip Antara, Rabu, 14 Maret 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 171,58 poin atau 0,68 persen menjadi ditutup di 25.007,03 poin. Indeks S&P 500 berkurang 17,71 poin atau 0,64 persen menjadi berakhir di 2.765,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 77,31 poin atau 1,02 persen menjadi 7.511,01 poin.

Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2 persen pada Februari disesuaikan secara musiman, sesuai dengankonsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan. Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item atau barang naik 2,2 persen sebelum penyesuaian secara musiman.

Indeks untuk semua item dikurangi makanan dan energi meningkat 0,2 persen pada Februari, dan naik 1,8 persen selama 12 bulan terakhir, angka yang sama dengan dua bulan sebelumnya. Inflasi komoditi cukup jinak, seperti yang terlihat pada harga-harga pangan, bahan bakar dan mobil.



"Namun beberapa jasa-jasa terutama jasa energi dan asuransi membuat inflasi terus berjalan. Inflasi sesuai dengan ekspektasi pagi ini, namun intinya tetap merayap kembali ke arah target Fed," kata Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low, dalam sebuah catatan.

Dalam berita perusahaan, saham Qualcomm anjlok 4,95 persen menjadi USD59,70 per saham setelah Presiden AS Donald Trump pada Senin memblokir tawaran Broadcom senilai USD117 miliar untuk Qualcomm, dengan alasan kekhawatiran berdasarkan keamanan nasional, sementara saham Broadcom turun 0,62 persen menjadi USD261,22 per saham.

Para investor juga terus mengawasi penggantian menteri luar negeri AS. Trump mengumumkan pada Selasa di Twitter bahwa Rex Tillerson tidak akan lagi menjabat sebagai menteri luar negeri, dan dia akan digantikan oleh Direktur Central Intelligent Agency (CIA) Mike Pompeo.

 


(ABD)