Dolar AS Menguat terhadap Mata Uang Utama Dunia

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 23 Dec 2017 09:06 WIB
dolar as
Dolar AS Menguat terhadap Mata Uang Utama Dunia
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada perdagangan Jumat karena investor merenungkan serangkaian data ekonomi.

Melansir Xinhua, Sabtu, 23 Desember 2017, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,06 persen pada 93,336 pada akhir perdagangan.

Sementara itu, di akhir perdagangan New York, euro turun ke 1,1851 dolar dari 1,1871 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merosot ke 1,3372 dolar dari 1,3381 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7718 dolar dari 0,7706 dolar.

Sedangkan dolar AS membeli 113,31 yen Jepang, lebih rendah dari 113,35 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9901 franc Swiss dari 0,9884 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,2732 dolar Kanada dari 1,2730 dolar Kanada.

Seperti diketahui penghasilan pribadi AS pada November meningkat USD54,0 miliar atau 0,3 persen, lebih rendah dari konsensus pasar 0,4 persen, lapor Departemen Perdagangan. Pada November, disposable personal income (DPI) meningkat USD50,9 miliar atau 0,4 persen dan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) meningkat USD87,1 miliar atau 0,6 persen.

Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengumumkan bahwa penjualan rumah keluarga tunggal baru pada November 2017 sebesar 733 ribu, jauh di atas ekspektasi pasar. Angka tersebut adalah 17,5 persen di atas tingkat Oktober yang direvisi 624 ribu dan 26,6 persen di atas perkiraan November 2016 sebesar 579 ribu.

Selain itu, pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi di Singapura pada November meningkat USD3,1 miliar atau 1,3 persen menjadi USD241,2 miliar, demikian seperti dilaporkan Departemen Perdagangan AS.

Tagihan pajak AS juga menjadi fokus. Presiden AS Donald Trump pada Jumat telah menandatangani undang-undang pemotongan pajak sebesar USD1,5 triliun menjadi undang-undang. Kongres AS awal pekan ini mengeluarkan tagihan pajak di sepanjang garis partai, tanpa Demokrat yang memberikan suaranya.


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA