Emas Dunia Menguat Didukung Pelemahan USD

   •    Rabu, 19 Oct 2016 07:34 WIB
harga emas
Emas Dunia Menguat Didukung Pelemahan USD
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Commex New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) menunjukkan pelemahan, bersama dengan data inflasi AS yang baru.

Baca: Awali Pekan, Emas Antam Menguat ke Rp610.000/Gram

Mengutip Antara, Rabu 19 Oktober, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember mengalami penguatan sebanyak USD6,3 atau 0,5 persen menjadi menetap di USD1.262,9 per ounce.

Dolar AS menghabiskan sebagian besar hari di tingkat yang lebih rendah, karena kenaikan teknikal dalam pound Inggris setelah beberapa hari jatuh secara luas akibat Brexit. Indeks dolar AS turun 0,01 persen menjadi 97,87 pada pukul 18.45 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Baca: Naik Tipis, Harga Emas Mendarat di Rp611.000/Gram

Para investor juga sedang menunggu rilis data housing starts (rumah yang baru dibangun) pada Rabu, bersama dengan klaim pengangguran mingguan, penjualan existing home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas) dan Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia pada Kamis.


Sumber: Nasdaq

Namun, penguatan dalam ekuitas AS mencegah logam mulia dari kenaikan lebih lanjut, karena indeks Dow Jones Industrial Average naik 88 poin atau 0,49 persen pada pukul 18.45 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sementara itu, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Baca: Emas Dunia Turun Tajam Usai USD Menguat Signifikan

Perak untuk pengiriman Desember naik 16,4 sen atau 0,94 persen menjadi ditutup pada USD17,638 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2017 bertambah USD10,3, atau 1,1 persen, menjadi ditutup pada USD946,5 per ounce.


(ABD)