Lima Miliarder Ini Pernah Sangat Miskin

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 14 Oct 2016 07:02 WIB
miliarder dunia
Lima Miliarder Ini Pernah Sangat Miskin
JK Rowling. (FOTO: AFP)

SEDIKIT demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Ungkapan peribahasa tersebut menjadi penggambaran yang tepat bagi beberapa miliarder dunia ini. Berangkat dari orang susah, kini mereka tak perlu lagi kekurangan uang.

Kehidupan miliarder memang selalu menarik untuk diulik. Apalagi dengan kisah sukses yang dialami mereka selama menjalankan usahanya. Tips dan trik dalam melakoni perusahaan sampai kiat mengelola usaha menjadi salah satu hal yang dicari masyarakat untuk dapat mengikuti jejak mereka.

Namun tahukah Anda jika miliarder-miliarder ini di masa lampau merupakan orang yang sangat miskin? Lalu apa hal yang bisa membuat mereka teramat sangat kaya saat ini? Kerja keras dan tekun salah satunya.

Beberapa miliarder datang dari keluarga yang benar-benar miskin dan mengubah status mereka dengan bekerja keras, tekad, dan sedikit keberuntungan. Kemisikinan yang dialami oleh para miliarder ini bukan sekadar miskin belaka, mulai dari tunawisma, sampai jauh dari kesejahteraan hidup.

Mengutip The Richest, Jumat, 14 Oktober, ada beberapa miliarder yang sempat mengalami hidup di bawah garis kemiskinan. Siapa saja mereka?

1. JK Rowling
Hanya sebagian penulis yang bisa menjadi jutawan dan hanya satu orang yang menjadi miliarder, dia adalah JK Rowling. Penulis buku tersebut bahkan tak bisa membeli sepatu. Setelah ditinggal oleh suami pertamanya, hidup dalam kedepresian dan berjuang membesarkan sang putri, wanita asal Inggris ini kemudian mulai kegiatan tulis menulisnya -sesuatu yang sudah diinginkannya sejak kecil-. Lalu, lahir lah Harry Potter. Tak serta merta langsung melejit, buku-buku Harry Potternya ini sempat berkali-kali ditolak penerbit hingga akhirnya ada sebuah penerbit yang melihatnya. Boom! Jadi lah Rowling miliarder hingga saat ini.

2. Jack Ma
Dia adalah pendiri Alibaba, sebuah perusahaan situs jual beli online. Kekayaan bersihnya mencapai lebih dari USD25 miliar atau setara Rp326 triliun. Namun di balik itu, Jack Ma hanya seorang pria biasa. Lahir di Tiongkok dari orangtua yang beprofesi sebagai pemain ping tan (bernyanyi sambil bercerita), Ma sempat dua kali gagal masuk universitas dan kurang dalam pelajaran matematika. Namun akhirnya ia berhasil dan menyelesaikan kuliahnya lalu menjadi guru dengan penghasilan USD12 atau setara Rp156.900 per bulan.


Jack Ma. (FOTO: AFP)

3. Howard Schultz
Kurang familiar mendengar namanya? Namun Anda pasti mengenal produk yang dihasilkannya, Starbuck. Nyaris orang di seluruh dunia menggemari kopi bikinan Starbuck. Tapi siapa sangka, Howard kecil dulunya tinggal di lingkungan proyek. Saat usianya tujuh tahun, ayahnya mengalami kecelakaan dan tidak bisa bekerja. Alhasil, dia harus berjuang menghidupi keluarganya dari utang yang terus menggunung, bekerja serabutan, bahkan menjual darahnya demi kuliah. Tapi kini dia tidak perlu menjual darahnya karena memiliki kekayaan bersih hampir USD3 miliar atau setara Rp39 triliun.


CEO Starbuck Howard Schultz. (FOTO: AFP)

4. Li Ka-Shing
Masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia versi Forbes, Li Ka-Shing muda tak seberuntung saat ini yang sudah mengantongi kekayaan sebesar USD20 miliar atau setara Rp260 triliun. Dia menderita tuberkolosis (TBC) dan berjuang dengan penyakitnya, namun sang ayah meninggal karena penyakit tersebut. Kehilangan tulang punggung, Li Ka-Shing terpaksa menjual harta peninggalan ayahnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Karena tak mampu meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi, Li Ka-Shing pun bekerja sebagai buruh dengan bekerja selama 100 jam setiap minggu. Dari pekerjaannya, dia menyerap ilmu dan pengalamannya untuk membangun perusahaan plastik miliknya sendiri yang menjadikannya orang paling kaya di Hong Kong.


Li Ka-Shing (FOTO: AFP)

5. Walt Disney
Siapa tak kenal dia, hampir seluruh orang di dunia tumbuh dengan hasil karyanya seperti Lion King, Aladdin, sampai Beauty and the Beast. Tak heran jika kekayaan yang dihasilkan dari perusahaan Wall Disney Company mencapai USD90 miliar. Tapi tahukah Anda kehidupannya sebelum mereguk pundi-pundi tersebut? Walt Disney mempunyai empat saudara yang hidup di dalam kemiskinan. Ketika muda, penyuka seni ini menjual hasil karyanya kepada tetangga untuk menghidupi keluarganya. Perlahan, dia pun mulai menggeluti hobinya ini menjadi sebuah karier. Membangun perusahaannya yang diberi nama Laugh-O-Grams, namun tak berhasil dan bangkrut. Tidak menyerah, berbekal USD20 dia meninggalkan Hollywood. Dewi Fortuna pun mulai berpihak padanya, talentanya dihargai dan dari sini lah "kerajaan" produksi film-film kartun hingga animasi tersebut dimulai.




(AHL)