Kekayaan Bill Gates Disalip Pendiri Amazon

   •    Senin, 12 Mar 2018 08:11 WIB
orang terkaya di dunia
Kekayaan Bill Gates Disalip Pendiri Amazon
Pendiri dan CEO Amazon Jeffrey Preston Bezos. (FOTO: AFP)

Jakarta: Posisi orang terkaya di dunia beralih dari Bill Gates ke Jeffrey Preston Bezos. Pendiri dan CEO Amazon itu secara resmi menduduki daftar puncak orang terkaya di planet ini berkat kesuksesan Amazon.

Menurut majalah Forbes, pada pekan ini Bezos mampu menyalip Bill Gates. Ia menggeser pendiri Microsoft tersebut ke tempat kedua dengan kekayaan bersih sekitar USD90 miliar.

Sepanjang 2017, harga saham Amazon meroket hampir 60 persen. Hal itu berimbas pada kekayaan pribadi pendiri Amazon berusia 54 tahun itu meningkat dua kali lipat menjadi lebih dari USD110 miliar atau sekitar Rp1.515 triliun.

Apa rahasia Bezos? Dia mengungkapkan formula-formula kesuksesannya, yakni keberanian bertaruh, berpacu dengan perubahan, dan rebound dari kemunduran.

"Anda harus gesit dan kuat supaya bisa melontarkan pukulan. Anda juga harus cepat serta inovatif dan melakukan hal-hal baru dengan kecepatan tinggi. Itu merupakan pertahanan terbaik melawan masa depan," ujar Bezos dalam sebuah wawancara yang diterbitkan majalah Vanity Fair tahun lalu.

Dia menambhakan, formula lainnya ialah harus selalu condong ke masa depan. Jika condong jauh dari masa depan, masa depanlah yang akan menang. Seperti dilansir AFP, sejak usia muda Bezos sudah senang bereksperimen. Bahkan beredar sebuah cerita tentang upaya dia mencoba membongkar tempat tidur sendiri ketika masih balita.

Bezos lahir pada 12 Januari 1964 di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS). Ketika melahirkan Bezos, ibunya masih remaja. Kemudian ibunya menikah lagi saat dia berusia sekitar empat tahun dan sejak saat itu Bezos diadopsi secara sah oleh ayah tirinya.

Sang ayah tiri ialah imigran Kuba yang bekerja sebagai insinyur di sebuah perusahaan petrokimia berskala besar. Keluarga ibunya merupakan pemukim di Texas. Kota itu menjadi tempat bagi Bezos menghabiskan waktu musim panas saat bekerja di peternakan milik seorang pria tua pensiunan direktur regional di Komisi Energi Atom (AEC) AS.

Bezos terpesona terhadap ilmu komputer ketika industri informasi teknologi (IT) masih dalam tahap awal. Dia kemudian memilih belajar ilmu teknik di Princeton University. Setelah lulus, Bezos mengasah keahlian bekerja di Wall Street.

Pada 1990, dia diangkat menjadi wakil presiden senior di perusahaan investasi DE Shaw. Namun, Bezos mengejutkan rekan-rekannya karena meninggalkan jabatan bergengsi itu yang notabene bergaji besar.

Dia pun memutuskan beralih profesi membuka penjualan buku daring bernama Amazon.com yang dimulai di sebuah garasi kecil. Bezos kemudian menjelma menjadi orang yang membangun Amazon.com dan menjadi penguasa internet. Perusahaan yang berbasis di Seattle itu kini bernilai sekitar USD750 miliar berdasarkan harga sahamnya pada Kamis, 8 Maret 2018 lalu. (Media Indonesia)

 


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA