Tiongkok Siap Perketat Pengawasan Investasi Asing

Angga Bratadharma    •    Senin, 28 Nov 2016 07:54 WIB
ekonomi chinationgkok
Tiongkok Siap Perketat Pengawasan Investasi Asing
Bendera Tiongkok (REUTERS/David Gray)

Metrotvnews.com, New York: Tiongkok berencana untuk memperketat kontrol atau pengawasan terhadap perusahaan Tiongkok yang memiliki keinginan berinvestasi di luar negeri. Langkah itu dilakukan sekuat tenaga untuk memperlambat dana yang melarikan diri, karena erat kaitannya dengan laju ekonomi secara keseluruhan.

Mengutip Reuters, Senin, 28 November, Dewan Negara, Kabinet Tiongkok akan segera mengumumkan serangkaian langkah-langkah yang akan tunduk atas banyaknya penawaran investasi di luar negari dan memberikan pengawasan pengaturan yang terbilang ketat. Sejauh ini, banyak perusahaan Tiongkok memang berinvestasi di luar negeri.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dan badan perencanaan ekonomi akan memberlakukan 'kontrol ketat' atas setiap akuisisi asing senilai USD10 miliar, atau lebih. Kondisi itu juga akan mencakup perusahaan milik negara yang berminat unntuk membangun atau berinvestasi di sektor properti di luar nengeri dalam kesepakatan senilai USD1 miliar atau lebih.

Baca: Tiongkok Terus Upayakan Gerak Yuan Menguat

Mereka juga akan memberlakukan kontrol ketat pada perusahaan Tiongkok yang ingin berinvestasi sebesar USD1 miliar atau lebih dalam entitas di luar negeri yang tidak terkait dengan bisnis inti mereka. Sikap ini untuk menjaga momentum pertumbuhan dan menekan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Sebelumnya, Tiongkok akan 'memainkan peranannya' dalam mempromosikan integrasi ekonomi di Asia Pasifik. Hal itu sejalan dengan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump yang menyatakan akan menarik diri dari pakta perdagangan regional yang ambisius.

Baca: Yuan Tiongkok Melemah Jadi 6,9085 terhadap USD

Pernyataan Trump yang muncul itu membuka jalan bagi Tiongkok untuk menganggap kepemimpinan Amerika Serikat memiliki mantel pada perdagangan dan diplomasi di Asia. Sebelumnya, Trump menegaskan akan menarik AS dari perdagangan bebas TPP pada hari pertama kerjanya.

Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan sudah dalam tahap awal untuk membahas mengenai kesepakatan perdagangan trilateral, dan Beijing telah mendorong secara terbatas Asia pada perdagangan regional yang mengecualikan Washington selama lima tahun terakhir.

 


(ABD)