Emas Dunia Perkasa di Tengah Ketegangan Geopolitik

   •    Sabtu, 14 Apr 2018 08:33 WIB
harga emaskomoditas
Emas Dunia Perkasa di Tengah Ketegangan Geopolitik
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange kembali menguat pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) karena ekuitas jatuh dan ketegangan Suriah bertahan. Sedangkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD6 atau 0,45 persen menjadi menetap di USD1.347,90 per ounce.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 April 2018, adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 18,5 sen atau 1,12 persen menjadi menetap di USD16,658 per ounce. Platinum untuk Juli turun sebanyak USD1,7 atau 0,18 persen menjadi ditutup pada USD933,10 per ounce.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 74,86 poin atau 0,31 persen pada 1705 GMT. Ketika ekuitas memposting kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor akan mencari tempat yang aman.

Namun, permintaan safe haven sebagian besar didorong oleh ketegangan atas Suriah. Presiden AS Donald Trump telah meninjau opsi militernya di Suriah sementara Amerika Serikat melanjutkan penumpukan militernya di timur Mediterania.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat memperingatkan akan bahaya eskalasi militer secara penuh di Suriah. Ketua PBB mendesak semua pihak untuk mencegah hal-hal dari luar kendali. Juga pada Jumat, Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard mengecilkan signifikansi data inflasi baru-baru ini untuk kebijakan moneter.

Dia mengklaim bahwa risalah rapat kebijakan Fed di Maret salah dirangkum sebagai gambaran semua peserta dan menemukan kebutuhan untuk kenaikan suku bunga lebih banyak. Komentar Bullard menawarkan dukungan tambahan untuk logam mulia itu.

 


(ABD)