Kesepakatan Perdagangan Inggris-AS Dinilai Tidak Cukup Gantikan UE

Angga Bratadharma    •    Senin, 10 Jul 2017 15:02 WIB
ekonomi amerikaekonomi eropauni eropabrexitekonomi inggris
Kesepakatan Perdagangan Inggris-AS Dinilai Tidak Cukup Gantikan UE
Bendera Uni Eropa berkibar di di London, Inggris (REUTERS/Peter Nicholls)

Metrotvnews.com, London: Kesepakatan perdagangan Inggris usai Brexit dengan Amerika Serikat (AS) tidak akan cukup untuk menggantikan Uni Eropa. Tentu perlu ada upaya pembahasan lebih mendalam dan mengetahui lebih lanjut mengenai efek dari keputusan Inggris yang memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa.

Hal itu seperti dikatakan Menteri Peradilan Inggris David Lidington yang meneriakkan antusiasme Perdana Menteri Inggris Theresa May mengenai tawaran AS. May telah menyambut baik jaminan dari Presiden AS Donald Trump bahwa kesepakatan perdagangan kuat dengan Inggris akan tercapai sangat-sangat cepat setelah Inggris meninggalkan UE.

Mencari untuk menegaskan kembali kewibawaannya atas proses Brexit yang dilemparkan ke dalam kekacauan oleh pemilihan jebakan yang gagal bulan lalu, May menjelaskan pembicaraan mengenai perdagangan dengan Trump dan para pemimpin dunia lainnya pada sebuah pertemuan G20 sebagai kepercayaan kuat untuk meyakinkan di Inggris.


Perdana Menteri Inggris Theresa May (REUTERS/Toby Melville)

Namun salah seorang menteri seniornya mengurangi antusiasme, sebagai pertanda adanya tugas sulit yang akan dihadapi dalam menyatukan partainya sendiri di balik strategi keluar tunggal karena undang-undang utama akan masuk parlemen minggu depan.

"Itu tidak akan cukup dengan sendirinya, tidak. Tapi itu akan menjadi hal yang sangat baik untuk dimiliki seperti halnya perdagangan dengan negara-negara berkembang di Asia dan Amerika Latin," tegas Lidington, seperti dikutip dari Reuters, Senin 10 Juli 2017.

Pemerintah telah memuji kemampuan untuk melakukan kesepakatan perdagangan bilateral, daripada kesepakatan Uni Eropa yang dinegosiasikan oleh Brussels, sebagai salah satu manfaat utama untuk meninggalkan blok tersebut.

Lidington berkampanye dengan kuat agar Inggris tetap berada di UE sebelum referendum 2016, namun sejak saat itu dia menerima hasil pemungutan suara tersebut. Konfederasi Industri Inggris, sebuah kelompok lobi bisnis, juga memperingatkan untuk tidak terlalu menekankan kesepakatan potensial dengan Amerika Serikat.

"Tidak setiap kesepakatan perdagangan tentu merupakan kesepakatan perdagangan yang baik dan adil untuk kedua belah pihak. Amerika Serikat memiliki salah satu tim negosiasi terbaik di dunia dalam hal kesepakatan perdagangan. Saya akan berhati-hati untuk mencoba terlalu cepat dalam kesepakatan perdagangan," kata Presiden CBI Paul Drechsler.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA