Trump akan Tinjau Ulang Perjanjian Perdagangan Bebas

Angga Bratadharma    •    Rabu, 19 Apr 2017 13:53 WIB
perdagangan bebasekonomi amerika
Trump akan Tinjau Ulang Perjanjian Perdagangan Bebas
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP PHOTO/Mandel Ngan)

Metrotvnews.com, Seoul: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mengatakan kepada para pemimpin bisnis di Seoul bahwa Pemerintahan Donald Trump akan meninjau dan mereformasi perjanjian perdagangan bebas lima tahun antara AS dengan Korea Selatan. Hal ini sejalan dengan upaya membangun perekonomian AS termasuk efeknya terhadap ekonomi dunia.

Mengutip Reuters, Rabu 19 April 2017, Pence menjelaskan, defisit perdagangan AS telah mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun sejak perjanjian perdagangan bebas AS-Korea Selatan dimulai dan ada terlalu banyak hambatan untuk bisnis AS di negara ini.

Pertemuan Pence di Seoul dengan para pemimpin bisnis datang sebelum dia berangkat ke Tokyo pada Selasa, di mana dia akan bertemu dengan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso dan memulai pembicaraan bahwa Washington berharap akan membuka pintu untuk produk buatan AS.



Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah berjanji untuk mempersempit defisit perdagangan besar dengan negara-negara seperti Tiongkok dan Jepang, dengan mengatakan bahwa dia akan meningkatkan pekerjaan manufaktur AS.

"Itu adalah kebenaran yang sulit," kata Pence, pada sebuah pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika di Seoul. "Kita harus jujur ??tentang di mana hubungan perdagangan kita yang jatuh dalam jangka pendek," kata Pence seraya menambahkan bahwa administrasi Trump akan bekerja dengan bisnis untuk melakukan reformasi.


Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence (AFP PHOTO/Jung Yeon Je)

Trump berkampanye pada janjinya untuk merombak perjanjian perdagangan yang menurutnya merugikan pekerjaan AS. Sebelum perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara mulai berlaku di 2012, surplus perdagangan Korea Selatan terhadap AS mencapai USD11,6 miliar pada akhir 2011. Pada 2016, surplus tersebut jadi USD23,2 miliar, menurut data resmi.

CEO GM Korea James Kim mengatakan ada peluang untuk memperbaiki kesepakatan perdagangan bebas antara Washington dan Seoul. "Kami perlu meminimalkan sebanyak mungkin standar unik Korea yang akan mempermudah pembelian produk Amerika dan buatan Amerika," kata Kim pada pertemuan dengan Pence.

 


(ABD)