Ada Prospek Kenaikan Suku Bunga AS, Dow Jones Capai Rekor Tertinggi

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 15 Jul 2017 09:25 WIB
wall street
Ada Prospek Kenaikan Suku Bunga AS, Dow Jones Capai Rekor Tertinggi
Ilustrasi. (FOTO: MTVN/M. Rizal)

Metrotvnews.com, New York: Gerak indeks Dow Jones dan S & P 500 kembali mencapai rekor tertingginya pada perdagangan Jumat setelah data ekonomi lemah membuat adanya prospek kenaikan suku bunga yang lebih tinggi tahun ini.

Melansir Reuters, Sabtu 15 Juli 2017, indeks Dow Jones Industrial Average .JJI naik 84,65 poin atau 0,39 persen menjadi 21.637,74, indeks S & P 500 .SPX naik 11,44 poin atau 0,47 persen menjadi 2.459,27, dan Nasdaq Composite .IXIC menguat 38,03 poin atau 0,61 persen ke 6.312,47.

Sekitar 5,3 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS. Jumlah tersebut bila dibandingkan dengan rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebesar 6,7 ??miliar lembar saham.

Indeks volatilitas CBOE ditutup pada level terendah sejak Desember 1993. Indeks Russell 2000 bertingkat kecil, yang telah mengungguli S & P 500 tahun ini, juga berakhir pada rekor tertinggi.

Untuk pekan ini, Dow Jones naik 1,1 persen, S & P 500 naik 1,4 persen, dan Nasdaq naik 2,6 persen. Persentase kenaikan Nasdaq minggu ini adalah yang terbesar sepanjang tahun ini.

Awal pekan ini, pasar saham mengalami kenaikan setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga di masa depan bisa berangsur-angsur dalam menghadapi inflasi yang terus-menerus rendah.

Di sisi lain, penurunan saham keuangan membatasi kenaikan hari ini, meskipun JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan bank besar lainnya memberikan hasil kuartalan yang mengalahkan ekspektasi Wall Street.

Data menunjukkan harga konsumen tidak berubah pada Juni dan penjualan ritel turun untuk kedua bulan berturut-turut, menunjukkan inflasi yang jinak dan ekspektasi kuat pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal kedua.

Sektor keuangan S & P .SPSY, yang mendapat keuntungan dari kenaikan suku bunga, turun 0,5 persen, dan kelompok tersebut merupakan satu-satunya sektor S & P 500 di hari ini.

Empat dari kreditur terbesar mengalahkan ekspektasi keuntungan kuartalan analis dengan menaikkan harga pinjaman tanpa membayar jauh lebih banyak untuk deposito. Namun analis mengatakan bahwa investor ingin melihat hasil yang lebih baik dan mendengar pandangan optimistis dari para eksekutif.


(AHL)