PBOC Diminta Berperan Lebih Besar Kelola Risiko Keuangan

Angga Bratadharma    •    Senin, 17 Jul 2017 13:07 WIB
ekonomi chinationgkok
PBOC Diminta Berperan Lebih Besar Kelola Risiko Keuangan
Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Beijing: Bank sentral Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC) akan mengambil peran yang lebih besar pada pengelolaan makroprudensial dan dalam mencegah risiko sistemik di sistem keuangan. Langkah itu menjadi diperlukan agar perekonomian Tiongkok bisa terus melaju lebih kencang.

Presiden Xi Jinping mengatakan hal tersebut pada sebuah konferensi kerja pemerintah sekali dalam lima tahun yang berakhir pada Sabtu. Menurutnya, keamanan finansial merupakan bagian penting dari keamanan nasional. Bahkan, tambahnya, Tiongkok akan memperkuat kepemimpinan Partai Komunis di sektor keuangan.

"Komite Stabilitas dan Pengembangan Keuangan juga akan dibentuk di bawah Dewan Negara atau kabinet," media pemerintah mengutip Xi Jinping, seperti dikutip dari Reuters, Senin 17 Juli 2017.

Namun, tidak ada rincian yang diberikan pada panitia dan bagaimana peran PBOC akan diperkuat. Regulator mengawasi berbagai bagian sektor keuangan TIongkok yang kompleks, dan tidak ada regulator tunggal yang memiliki gambaran lengkap tentang pergerakan modal di dalam sistem.

Itu mempersulit pekerjaan pihak berwenang untuk menangkap manipulator pasar yang diam-diam mengalihkan dana ke produk keuangan berisiko karena mereka mengejar tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

Pihak berwenang juga mengkhawatirkan "buaya raksasa", sebuah peraturan yang mulai digunakan untuk menggambarkan konglomerat melanggar hukum yang menghindari peraturan untuk menguasai perusahaan lain.

Awal tahun ini, China Regulatory Commission (CIRC) melarang pimpinan Foresea Life dari bisnis asuransi selama 10 tahun, dengan alasan pelanggaran peraturan mengenai penggunaan dana asuransi perusahaan. CIRC juga membatasi aktivitas perdagangan saham Evergrande Life (3333.HK) selama satu tahun.

 


(ABD)