Tiongkok Negosiasi Sengketa Perdagangan dengan AS

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 07 Apr 2018 14:04 WIB
ekonomi amerikaekonomi chinationgkokas-tiongkokPerang dagang
Tiongkok Negosiasi Sengketa Perdagangan dengan AS
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Washington: Duta Besar Tiongkok untuk Amerika Serikat (AS) Cui Tiankai mengatakan preferensi Tiongkok untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dengan Washington dilakukan melalui negosiasi. Namun, negosiasi itu membutuhkan dua orang untuk menjadi penengah.

Berbicara kepada para wartawan setelah pertemuan selama satu jam di Departemen Luar Negeri AS, Cui Tiankai mengatakan negosiasi masih akan menjadi pilihan Tiongkok, tetapi butuh dua orang untuk menengahi penyelesaian tersebut.

"Kami akan melihat apa yang dilakukan AS," kata Cui Tiankai, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 7 April 2018.

Sebelumnya, ketika Pemerintah AS telah mengambil langkah yang semakin hawkish pada Tiongkok maka para ekonom setuju bahwa rencana tarif tinggi AS atas impor Tiongkok akan menjadi bumerang. Tentu ada harapan agar pengenaan tarif impor yang tinggi itu dikaji dan tidak diberlakukan.



"Konsumen AS akan menanggung biaya tarif administrasi Trump atas impor Tiongkok," kata Dekan Lembaga Ekonomi Struktural Baru Universitas Peking Justin Yifu Lin, dalam sebuah artikel tertulis.

Karena permintaan konsumen AS untuk kebutuhan sehari-hari tidak akan berubah hanya dengan menaikkan biaya produk impor, Amerika Serikat akan terus mengimpor dari Tiongkok atau akan mengimpor dari Vietnam, India, dan Afrika di mana harga barang lebih tinggi.

"Dan hasilnya akan sama yakni konsumen AS akan membayar lebih untuk produk yang sama," pungkas Lin.

 


(ABD)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

7 hours Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA